Dunia Alas XV

1K 108 16
                                        

Exa saat ini sedang berada dalam sebuah ruangan yang terawat,ada hawa dingin dari peti es tempat seseorang tidur. Didalam peti itu ada laki-laki paruh baya yang tertidur, atau bisa dibilang koma, penampilannya masih terawat dengan baik,wajahnya sangat mirip dengan kaisar dan anak laki-laki yang menemani exa saat ini ke ruangan itu.

“Tabib itu masih lama?”

“Sebentar lagi. Apa ada masalah dengan kakek saya?”

“Ya. Saya membutuhkan beberapa bahan untuk menguatkan energi kehidupannya”

“Apa saja? Apa bahan itu langka?”

“Tergantung dengan tabib dan gudang penyimpanan kekaisaran”

“Bisakah anda menuliskan bahan-bahan yang dibutuhkan lebih dulu? Saya akan meminta pengawal memeriksanya di gudang”

Exa bisa mendengar kekhawatiran dalam suara pangerang pertama.

“Tidak perlu terburu-buru”

Tangan exa yang tadi terlipat di belakang punggungnya langsung ke depan,mengangkatnya diatas peti dimana kaisar terdahulu berbaring, lalu ada sedikit cahaya putih turun di perut sang kaisar tua.

“Apa yang anda lakukan?”

“Memberinya sedikit energi tambahan.”

Pintu tiba-tiba terbuka dan masuklah seorang laki-laki paruh baya dengan hanfu putih rapih,orang itu terlihat tua,tapi memiliki kulit yang terawat.

“Hamba memberi salam pada yang mulia pangeran pertama”

“Nn”

Tabib itu berdiri dari berlututnya,ia membungkuk pada exa dengan sopan karna saat dirinya akan berlutut,exa menahannya dengan kekuatan.

“Perkenalkan tuan bar,saya biasa di panggil tabib hong”

Exa menganggukan kepalanya mengerti,ia melirik bahu sang tabib, di mata exa ada kepulan asap hitam yang sangat tipis menyelimuti diri sang tabib.

“Tuan bar?”

Pangeran pertama atau Xiao sin menegur exa karna telah membuat tabib itu gelisah,exa menoleh pada pangeran Xiao sin dengan datar sebentar,lalu menatap sang tabib kembali.

“Apa yang biasa anda berikan untuk menopang kehidupan yang mulia kaisar terdahulu?”

“Saya biasa memberi yang mulia ramuan sari keindahan,racikan dari bahan-bahan yang tidak terlalu langka tapi memiliki manfaat yang lebih baik untuk kondisi yang mulia saat ini.”

“Bisa perlihatkan daftar bahannya?”

Tabib hong terlihat mengernyitkan dahinya,ia menoleh pada pangeran, pangeran xiao sin menganggukan kepalanya.

“Baik…ini”

Exa mengambil kertas yang di sodorkan sang tabib,ia membaca seluruh tulisan di kertas tersebut sampai akhir.

“Bisa saya pegang dulu? Dan anda tolong ambilkan saya beberapa bahan?”

“Tidak masalah,tolong berikan daftar bahannya tuan bar”

Exa mengeluarkan kertas dan kuas,ia menulis dengan kecepatan sedang, lalu memberikannya pada pangeran lebih dulu karna anak itu yang lebih dulu menyodorkan tangannya.

Kaligrafi yang sangat indah..’

Ujung bibir exa naik sedikit tanpa di ketahui siapapun,ia tentu mendengar isi fikiran pangeran karna kemampuan membaca fikirannya sejak tadi tidak ditutup dan fokus pada pangeran xiao sin.

“Ini,siapkan dengan cepat. Minta para pelayan untuk membantu agar lebih cepat,jika ada bahan yang tidak ada di gudang tabib,anda bisa meminta jendral Yui membuka gudang penyimpanan kekaisaran.”

PERJALANAN ARIEXA MENJELAJAHI BERBAGAI DUNIA.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang