Dunia Novel XIX🚫

4.2K 199 14
                                        

"Ka barsha?"

Exa mengangkat kepalanya untuk melihat siapa yang menghampirinya, ternyata elond.

"Hm?"

"Ka barsha ngapain disini?"

"Minum"

Elond terdiam malu,salahnya karna bertanya hal yang sudah jelas orang akan minum jika datang ke club.

"Mmm,boleh a-aku gabung sama kaka?"

Exa melihat sekitarnya,bermaksud mencari orang yang mungkin sedang bersama elond tadi.

"Aku baru datang ka"

"Duduk."

Elond tersenyum,ia duduk di sebrang exa,memesan minumannya lebih dulu sebelum berbincang dengan crushnya.

"Ka barsha sendirian?"

"Sekarang ya"

"Sekarang? Maksud kaka,kaka lagi janjian sama seseorang disini?"

"Lebih tepatnya menunggu seseorang"

Terlihat wajah elond yang sedikit berubah,ia menganggukan kepalanya mengerti,lalu keduanya diam.

"Ka"

Exa hanya diam menatap elond yang terlihat ragu,perlahan lehernya memerah.

"Ka barsha ingat aku ga? Maksudnya orang yang bersama kaka malam senin,bulan dua kemarin,orang yang kaka bawa ke hotel,dan..dan kaka perkosa"

"Mhm"

Jawab exa santai,kepalanya mengangguk sekali membenarkan.

"Kaka ingat?!!"

"Ta-tapi kenapa kaka diam aja?"

"Diam maksudmu?"

"Kenapa kaka diam aja saat lihat aku untuk pertama kalinya dalam keadaan sadar? Kenapa kaka..."

Elond terlihat ragu untuk meneruskan apa yang ingin di ucapkannya,kebetulan minumannya datang dan langsung ia tenggak segelas,menghilangkan ke gugupannya.

"Gua kenapa?"

Elond kembali menatap exa yang sedang menatapnya tanpa minat apapun.

"Kenapa kaka tidak membicarakan hal yang terjadi malam itu? Kenapa kaka tidak mengingatkan aku soal malam itu? Walaupun aku ingat semuanya siangnya,tapi kenapa kaka hanya diam seolah-olah kaka tidak mengingat apapun dengan malam itu?"

"Untuk apa? Tidak ada yang hamil setelah malam itu,tidak perlu dibicarakan. Lagi pula gua hanya membantu lo menenangkan diri karna obat perangsang."

Mendengar apa yang exa ucapkan membuat elond merasa sedikit sakit,memang tidak ada yang terjadi di antara mereka setelah kejadian itu yang mengharuskan mereka untuk berbicara lebih,tapi dia mengingatnya dan merindukan hal itu.

Elond meminum vodkanya langsung setengah botol,exa hanya diam sambil menikmati beernya.

"Ka bar...apa yang lo berikan ke gua malam itu? Apa yang lo kasih sampai gua sangat merindukan lo,gua merindukan rasa malam itu,gua merindukan sentuhan lo ka. Kenapa? Kenapa hanya gua?"

Exa tau elond belum mabuk, bagaimanapun anak itu mempunyai kadar alkohol paling tinggi di antara garry dan teman-temannya,makanya di skin dimana mereka mabuk hanya elond yang masih sadar.

"Kau yakin kau merindukannya? Bukan karna hanya penasaran"

Elond langsung mendongak,ia menggelengkan kepalanya beberapa kali.

"Ga. Aku udah buktiin,aku coba dengan diri ku sendiri,tapi aku benar-benar merindukan sentuhan kamu ka"

Exa mengangguk mengerti saja,ia melihat orang-orang yang sedang berjoget di lantai dansa,ada yang sedang bercumbu,ada juga yang sedang saling raba di pojokan.

PERJALANAN ARIEXA MENJELAJAHI BERBAGAI DUNIA.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang