Dunia Zelvelus X

749 77 26
                                        

Keesokan harinya,berita mengenai status ella sebagai perusak rumah tangga orang lain tersebar,menghebohkan situs para pengusaha di negara tersebut. Bahkan hal itu sampai masuk berita di TV,di sekolah nico,hudson,dan myra juga menjadi heboh karna berita tersebut,apalagi di sekolahan nico dan hudson semua orang mendapat info langsung dalam situs.

"El,gideon mulai mencari penyebar dan pengacara. Apa langkah mu selanjutnya?"

"Sebelum jam makan siang,kamu akan melihat apa yang ku lakukan."

"Baiklah,ku tunggu kejutan selanjutnya"

"Hm"

"Bisnis dengan perusahaan morvus bagaimana? Lanjut?"

"Itu terserah padamu,karna perusahaanmu yang akan melakukan kontrak dengannya."

"Tapi aras sepertinya bermasalah dengan morvus"

"Tentu saja bermasalah,morvus adalah paman dari aras. Bagaimana bisa tidak bermasalah?"

Alberick di sebrang sana terdiam,ia merasa kesulitan menggali informasi dari exa mengenai garry yang tadi pagi datang dengan kondisi yang kelelahan dan tertutup.

"Baiklah,aku masih banyak urusan"

"El,sebentar!"

"Al,jika kau mencari sesuatu,kau tidak akan mendapatkan apapun dari ku. Bye."

Exa langsung mengakhiri telfonnya dengan alberick,dirinya masuk kedalam kamar sang adik setelah mendapat izin.

"Ka,tutup ka!"

Garry duduk di atas kasur dengan selimut membungkus dirinya,exa menutup pintu, berjalan ke arah kasur garry dan duduk di sisi kasur.

"Ka! Apa yang lo taruh di minuman kita semalem??!"

"Sial. Gua ga bisa hilangin ingatan semalem bareng dia,paman gua sendiri KA!! Lo main tinggal aja,seharusnya lo yang lakuin itu!!!"

Exa membiarkan garry mengeluarkan semuanya,membiarkan anak itu mengeluarkan apa yang ada di kepalanya, sampai setengah jam garry tidak berhenti mendumal.

"Garr."

Garry langsung berhenti ketika exa memegang kedua bahunya,ia menatap sang kakak yang sedang menatapnya dengan senyuman yang tipis di sudut bibirnya.

"Jangan ketawa! Ga lucu,sumpah."

Bukannya menghilangkan senyum,exa malah terkekeh pada garry,membuat anak itu semakin kesal.

"Oke,sorry..pertama,gua mau tanya perasaan lo semalem gimana?"

"Jujur."

Tekan exa lagi,ia tau adiknya pasti akan berkata menolak rasa yang mengagumkan semalam.

"Ka..."

Kuping garry memerah,mengalihkan matanya ke arah lain asal tidak bertatapan dengan sang kakak.

"Aneh"

Sebelah alis exa naik,tau maksud aneh dari pengalaman pertama seseorang dalam hal itu.

"Awalnya gua takut,karna lo ninggalin gua!"

"Pas morvus..ituin ituan gua,gua lebi-"

"Ituin ituan apaan? Yang jelas,kampret."

"Ituin itu loh ka." desis garry.

"Apa?"

Garry menoleh pada kakaknya,menatapnya dengan kesal dan salah tingkah,ia maju mengigit pundak exa dengan keras.

"Ssshht..untuk apa itu?!"

"Karna kaka ngeselin! Nyebelin banget. Masa ga ngerti??"

"Ya emang ga ngerti,makanya yang jelas kalau menjelaskan."

PERJALANAN ARIEXA MENJELAJAHI BERBAGAI DUNIA.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang