Dunia Zelvelus III

1K 83 44
                                        

"Al,anda akan mencari bukti-bukti kejahatan dan segala macam keburukan dari ella dan keluarganya,bersama aras. Saya harus ke negara A untuk melakukan sesuatu, mungkin 3 bulan saya akan berada disana."

"Saya lebih tua dari anda"

"Tidak begitu peduli. Bagaimana? Bisa?"

Alberick mendengus kesal,sudah seminggu sejak pertemuan ketiganya dan ia mengetahui jika aras masih ada,hanya saja dengan jiwa orang lain. Dalam seminggu itu mereka merencanakan balas dendam pada morella dan anak-anaknya,exa dan rai juga bergerak sangat cepat menaikan pamor pusat rumah sakit cabang negara S,sampai cabang di kota ini terkenal juga dan membuat para investor berdatangan untuk menanam saham.

"Apa yang akan kau lakukan disana? Mendatangi keluarga kerajaan itu?"

"Merepotkan. Tentu hal lain dan itu cukup saya yang tau,tugas anda hanya disini,dan mungkin jika saya butuh bantua mu di bidang lain baru saya hubungi anda lagi."

"Ck..terlalu misterius,kita adalah sekutu"

"Ya,untuk urusan ella dan keluarga biadab itu. Yang lainnya,tidak."

"Kau masih meragukan ku?"

Exa mengangguk sekali,tanpa rasa bersalah atau tidak enak.

Huffft..

"Akan saya buktikan dan kamu akan melihatnya."

"Nn."

Mata exa turun ke jam tangannya untuk melihat waktu,ia langsung berdiri diikuti oleh alberick.

"Saya titip adik saya,anda bisa ikut dalam misi meneror anak-anak itu. Tidak sampai mati."

Seringai muncul di sudut bibir alberick, setelah pamit pada orang itu,exa langsung menghampiri adiknya yang sudah menunggu di dalam mobil bersama seluruh anggota keluarganya.

Mobil melaju menuju bandara,jett pribadi sudah tersedia,jett itu hadiah dari misi kecil lain yang berhasil exa selesaikan beberapa hari yang lalu. Begitu sampai bandara,tepat di parkiran pesawat,exa dan keluarganya memberi garry salam perpisahan dan naik kedalam pesawat.

"Manis? Tenang,pakai ini jika kamu merasa telinga mu kurang nyaman."

Exa memasangkan penutup kuping pada xiao hu yang terlihat tegang sejak pesawat sudah terbang,ia duduk di sisi si manis, menggenggam tangannya.

"Ini terasa aneh" gumam xiao hu.

"Tentu aneh,manis. Di dunia alas, orang-orang yang bisa terbang hanya yang memiliki kultivasi tingkat tinggi,dan hewan-hewan yang bisa terbang bebas dengan tumpangan."

Xiao hu mengangguk setuju dengan ucapan exa,ia melirik ke luar jendela,masih terlihat pulau-pulau yang semakin mengecil perlahan,lalu matanya melirik pada zihan yang lebih tenang di banding dirinya.

"Manis"

Xiao hu langsung menoleh pada exa,melihat tatapan teduh itu membuatnya sedikit lebih tenang,walaupun mata itu berbeda dari mata kesukaannya tapi ini hanya sementara rai bilang.

"Zihan sudah biasa terbang dengan kekuatannya,makanya dia bisa tenang. Tidak perlu merasa kecil,hm?"

Intonasi suara exa yang lembut membuat xiao hu lebih tenang lagi,ia mengangguk, senyum manisnya muncul untuk menjawab pertanyaan exa.

Cup

Exa mencium bibir xiao hu,lidahnya menjilat bibir bawah dan atas xiao hu bergantian,masuk kedalam mulutnya setelah mendapatkan akses dari sang pemilik. Untuk beberapa saat keduanya asik berciuman,sampai xiao hu menepuk pundak exa,tanda jika dirinya sudah di batas oksigennya.

PERJALANAN ARIEXA MENJELAJAHI BERBAGAI DUNIA.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang