Selama ananthy depresi karna mahkotanya hilang begitu saja dan ia sedang hamil,exa selalu ada untuknya,menenangkannya, memeluknya,memberinya kata-kata yang meyakinkan ananthy untuk tidak membunuh anaknya atau bunuh diri. Itu yang di lihat ananthy,yang sebenarnya adalah exa mengirim bayangannya sendiri yang bisa merubah dirinya begitu solid dan sama seperti dirinya yang asli atas izin exa, exa dan haremnya menonton saat bayangan memperlakukan ananthy begitu baik.
Sebenarnya waktu exa menyetujui menemui ananthy di pulau pribadi itu,ia memang akan datang tapi dua minggu setelah para iblis itu bermain-main dengan ananthy. Ketika ia datang,ber-akting sebagai pahlawan yang terlambat karna harus di rawat dirumah sakit setelah mengalami masalah,exa beralasan ia di jebak dan di kurung,hampir di bunuh dan hal itu membuat ananthy menangis.
'Perempuan licik yang serakah,kau baru merasakan sedikit kejahatan dan sudah depresi seperti itu. Tunggu saja bagaimana laki-laki yang telah melahirkan anak-anak ku yang ingin kau culik,mempermainkan mu.'
Seringai licik dan sadis muncul di ujung bibir exa,ia berdiri dari duduknya membawa kedua anaknya masuk ke kamar xavier,membaringkan mereka dengan hati-hati dan lembut.
"Good night baby girl,ayah menyayangi mu"
Cup
"Boy,jangan mengepalkan tangan seperti itu.."
Jari-jari exa dengan lembut membuka kepalan tangan putranya yang tidur sambil mengepalkan tangan sampai buku-buku jarinya memutih,membelai punggung tangan mungil itu dengan halus.
"Good night baby boy,jangan mengepalkan tangan mu lagi. Ayah menyayangi mu"
Cup
Setelah memberi mereka bisikan sayang dan kecupan lembut,exa tidak langsung keluar, melainkan berdiri memperhatikan kedua bayinya yang sudah tumbuh semakin besar.
'Sepertinya ini yang kakek dan nenek rasakan saat gua masih bayi'
Senyum lembut exa muncul,membayangkan kakek dan neneknya melakukan hal yang sama padanya saat bayi seperti yang dirinya lakukan,memperhatikannya sambil berpelukan.
'Pemandangan yang indah'
Exa keluar dari kamar xavier setelah memastikan kondisi kamar yang aman untuk ditinggali,ternyata ada xiao hu yang menunggunya di balik pintu kamar xavier.
"Manis? Ada apa?"
Xiao hu menggelengkan kepalanya, menundukkan sedikit kepalanya saat kemerahan muncul di kupingnya. Exa melangkah mendekati si manis yang malu-malu,menarik pinggangnya dengan lembut,mendongakkan kepala xiao hu dengan menarik dagunya halus,keduanya bertatapan.
"Ingin sesuatu?"
Ada kemerahan yang samar-samar mulai muncul di pipi xiao hu,ia balas memeluk pinggang exa,meremas kain piyama yang exa gunakan.
"A..aku,aku sedang belajar memijat dari rai, apakah kamu mau mencobanya? Aku tidak mau melakukannya kepada orang lain,jika kamu tidak keberatan mencobanya, aku akan melakukannya dengan hati-hati.."
Dengan malu-malu,nada suaranya yang terpotong-potong tapi halus,tutur katanya yang lembut,kegugupannya,exa benar-benar di buat gemas.
"Tentu saja aku mau,mau sekarang atau nanti?"
Mata xiao hu berbinar ketika exa menyanggupi ajakannya,ia tersenyum begitu manis.
"Aku terserah padamu sayang,aku bisa melakukannya kapan pun"
"Jika begitu."
Exa menarik pinggang xiao hu lebih dekat lagi sampai tubuh keduanya menempel, satu tangan xiao hu berada di dada exa karna refleknya tadi menahan tabrakan.
KAMU SEDANG MEMBACA
PERJALANAN ARIEXA MENJELAJAHI BERBAGAI DUNIA.
PengembaraanCerita ini murni atas imajinasi penulis,mohon maaf apabila tidak sesuai dengan selera pembaca🙏🏻 saya menulis atas kesenangan saya,bukan memenuhi keinginan orang. Jika ada tulisan yang sama,mohon bantu di tegur,karna saya menulis dengan pemikiran s...
