Dunia Alas IV

1.8K 113 14
                                        

Srrring

Duar

Huffft...

Suara keras itu berasal dari batu besar yang seperti bukit hancur oleh serangan energi dari ujung pedang exa,exa sedang menyesuaikan diri dengan kemampuan berpedangnya yang baru 'Tarian Pedang Sang Bulang' milik Dewi Bulan.

'Gerakannya ringan tapi juga intens, kayanya kalau orang biasa mereka akan kesulitan dengan ketegangan otot dan sendinya tapi harus terlihat begitu lembut dan natural. Gua ga bisa liat lagi gimana gerakan gua kalau di liat orang lain! Apa sama indahnya dengan namanya,atau brutal? Bodo lah' monolog exa dalam hati.

Nngg

Suara si kucing datang dari belakang exa,ia menoleh ke belakang dan mendapati white bersama dengan dua binatang melata itu,mereka sedang memperhatikannya dengan mata berbinar.

"Kemari white"

White langsung menghampiri exa, kepalanya exa tepuk dan elus, membuat ekor si kucing raksasa itu melambai ke kanan dan kiri,si hijau mendengus melihat kucing itu mencari perhatian.

"Barsha,kekuatanmu semakin besar, bahkan sudah bisa menyaingi ku"

'Hanya bertemu keberuntungan kecil'

'White'

Exa mencoba memanggil white lewat batin,dan ternyata bisa,si kucing menatapnya dengan kepala sedikit miring.

"Ya,bu?"

Exa mendengar suara balita di telinganya,ia menoleh pada Long Hu yang sedang menatapnya dengan tersenyum,long hu membuat gerakan menunjuk white dengan hidungnya.

"Bu? Ini aku bu,white! White!"

'White?'

Kepala si kucing raksasa itu mengangguk-angguk,kepalanya ia elus-elus di tangan exa.

"Iya bu! Iya! Aku white,white sudah bisa berbicara bu!"

Suara white sangat antusias,matanya menatap exa dengan mata berair, mata kucing lucu.

'Diabetes gua lama-lama'

"White hebat,kamu melakukannya dengan baik" puji exa.

Nngg Grrrh

"Terimakasih ibu,white menyayangi ibu"

White menggosokan kepalanya di perut exa,sudut bibir exa sedikit berkedut mendengar panggilan white untuknya.

'White'

"Ya bu?"

'Bukan ibu,tapi kaka. Aku adalah kakakmu,mengerti?'

"Kenapa? Ibu adalah ibuku.."

Mata white berkaca-kaca,exa tidak tega melihatnya,ia mengelus kepala si kucing dengan sayang.

'White,dengarkan aku. Aku tidak akan pernah bisa menggantikan ibumu yang luar biasa,ibumu sudah melahirkanmu ke dunia ini,dia menjagamu dengan baik sampai akhirnya kamu bertemu denganku,aku tidak tau apa yang terjadi denganya sampai kamu tidak mengingat ibu aslimu,tapi. Dia tetap ibumu yang luar biasa'

"Tapi..ibu memberi white makan,ibu menjaga white,ibu menepuk kepala white,ibu.. ibu...ibu menyayangi white"

Suara balita itu terdengar menangis dan sedih,exa benar-benar tidak tega, ia jongkok memeluk si kucing putih raksasa itu,mengelus punggungnya,si kucing menaruh kepalanya di pundak exa,kakinya terangkat memegang pinggang exa.

PERJALANAN ARIEXA MENJELAJAHI BERBAGAI DUNIA.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang