"τη ζεστασιά των δακτύλων σας, αγγίζοντας την ψυχή μου. αναπνοή και τη ζεστασιά του σώματός σας, τελειοποιώντας μου."—Eugene.
Delapan tahun, ia sudah kehilangan istrinya selama delapan tahun. Eugene berpikir bahwa istrinya telah meninggal karena istrinya tidak meninggalkan apapun. Tidak ada surat, tidak ada cincin pernikahan dan bahkan tidak ada pakaian yang hilang. Polisi Santorini-pun telah menyerah.
Butuh tiga tahun untuk membuat Eugene sadar bahwa ia sudah kehilangan senyuman paling berharga-nya. Senyuman yang selalu menghiasi hari-harinya sebagai mahasiswa dan sebagai tentara bayaran, juga sebagai pria yang tidak memiliki apapun untuk di banggakan.
Dan di sinilah ia. Melihat wanita yang mirip dengan seseorang yang paling berharga bagi hidupnya, tertidur bagaikan anak bayi. Eugene berulang kali menyakini dirinya bahwa wanita di hadapannya bukanlah istrinya. Dia bukan Harletta Lange, melainkan Harletta Prescott.
Iya, Eugene mengatakan kepada dirinya sendiri bahwa wanita di hadapannya bukanlah Harlie-nya. Kemudian Simon datang dengan sebuah berkas di tangannya, "Kau sudah melihat berkas ini, Gene?"
"Berkas apa?" Tanya Eugene tidak mengerti.
"Ini." Simon memberikan berkas tersebut di hadapannya dan berkata dengan nada simpati. "Ketiga pria yang ada di basement telah memberikan pernyataan ini kepadaku. Kau mau melihatnya?"
"Tidak."
"Wanita ini adalah—"
"Aku tidak mau mendengarnya, Simon!" teriak Eugene. Ia menoleh kearah Simon dan matanya sudah memerah penuh kebencian, walaupun itu bukan ditujukan kepada Simon. "Jangan... mengatakan apa yang ingin kudengar, Simon..."
"Itu dia, wanita yang kau cari, Gene. Kau mendapatkannya kembali, Sobat."
"Wanita itu sudah menghilang, Delapan tahun yang lalu dia sudah mati, Simon dan aku sudah menerimanya. Istriku sudah meninggal dan tidak akan kembali."
Simon menghela nafas panjang, ia menutup matanya dan kembali membukanya. Saat menatap Eugene, ada rasa simpatik yang begitu besar pada mata coklat miliknya. "Ewan memerintahkan untuk membawa wanita ini ke Yunani. Karena Aram Alford dan juga Maximilian memiliki akses besar di sana. Kekuasaan dan pengaruh mereka bisa menyelamatkan wanita ini."
"Tidak!"
Suara teriakan itu membahana di ruang rawat Harletta. Nafas Eugene memburu, ia tidak tahu apa yang baru saja ia katakan. Delapan tahun sudah berlalu, tiga tahun ia memutuskan untuk menerima bahwa istrinya telah meninggal, dan Lima tahun ia mengabdi kepada Ewan karena hanya pria itulah yang mampu menahan sifat monsternya.
Eugene telah memutuskan menutup emosinya, menjadi sebuah pribadi yang tidak akan dikenali siapapun, dan hanya Ewan yang mengetahuinya. Dan kenapa sekarang ia merasa takut dengan wanita di hadapannya?
"Dia harus di bawa, Gene. Ini perintah Ewan dan kita tidak boleh membantahnya." Simon mendesah dan merasa marah karena Eugene bersikap tidak realistis sekarang. "Ewan mempercayai kita, dia mempercayaimu, Eugene. Dia tidak mencari tahu apa yang hilang darimu, dia tidak mencari tahu mengenai masa lalu kita, karena apa?" Ketika Eugene tidak mengatakan apapun, Simon kembali berkata, "Karena dia tahu itulah yang kita inginkan. Jangan menyakiti Ewan, Gene."
"Aku tidak akan pernah melakukan hal itu," ucap Eugene tegas.
"Sepuluh menit lagi aku akan membawanya ke Yunani, dan kau harus segera ke basement MGM, ketiga pria yang menjadi suruhan Jake Prescott sudah di temukan dan diletakkan di sana. Jangan sampai Ewan menginterogasi mereka, Gene, karena mereka tidak akan selamat begitu Ewan melakukannya."
KAMU SEDANG MEMBACA
His Temptress
Romance#4 in romance 130817 #1 in Love 100518 "Your heart, Skin, Breath, Blood, even your tears is mine. Don't ever think to give to somebody else." Ewan Marshall Wellington. Bagi Ewan kebodohan dan kesalahan hanya dilakukan sekali, karena itu saat l...
