EPISODE SPESIAL #3

5.4K 180 7
                                        

~ 🌹 Spesial Ramadhan 🌹 ~

DIKAMAR HENRY : 13.57

In The Dream

Anak lelaki yang berumur sekitar 3 tahunan itu berlari sekencang mungkin menuju halaman rumahnya yang terlihat sepi dengan pintu yang terbuka lebar. Anak lelaki itu dengan polosnya memanggil ayah dan ibunya yang sepertinya berada didalam rumah besar dan megah itu.

"ayah!! Mama!!" teriaknya tak cukup keras.

Tiba saatnya anak lelaki itu masuk kedalam rumah mewah dan megah tadi. Dalam keadaan ketakutan anak lelaki itu berlari dan menuju kamar yang memiliki dua pintu besar dengan bahan dasar kayu jati, tanpa mengetuk dirinya masuk dan langsung memeluk seseorang yang tengah berdiri dengan pakaian yang sulit dingat saat itu.

"ada apa?" tanya lelaki yang membalas pelukan anak berumur 3 tahunan itu.

Setelah mendengar suara serat dan berat seseorang yang dia peluk, tak lama anak lelaki itu langsung mengangkat kepalanya dan menatap sosok pria tua dengan senyum tipisnya.

"ada orang aneh kek! Seremm" rengek anak lelaki itu dan langsung memeluk kaki jenjang milik kakeknya.

Ternyata seseorang yang dipeluk oleh anak kecil itu adalah kakeknya sendiri, lalu dimana kedua orang tua anak itu? Entahlah. Yang terpenting sekarang siapa sosok seram yang dilihat oleh anak kecil itu?

"siapa sih? Kamu liat siapa?" tanya kakek itu.

"ituu!! Matanya nyala kek!" teriak anak kecil itu sambil menutup wajahnya di balik kaki kakeknya.

Dengan cepat dan menghiraukan jawaban aneh cucunya itu, kakeknya membungkukkan badannya dan mengelus kepala cucunya dengan lembut. Seperti ada rasa sayang tiap sentuhan kakeknya itu, namun senyum pahit yang terukir membuat ekspresi aneh diwajah kakek itu muncul.

"tidurlah! Nanti sore ayahmu datang" ucap kakek itu sedikit memaksa.

"ga bisa.. aku takutt.." rengek cucunya.

"ga ada! Yang kamu lihat itu cuman hayalan kamu aja" ucap kakeknya sedikit jengkel.

"hayalan? Jadi kakek juga hayalan?" tanya cucunya dengan wajah polosnya dan hidung yang memerah.

"cukup! Jangan merengek seperti itu, sekarang pergi kekamar mu!" usir kakeknya sambil melepaskan lilitan tangan cucunya yang dari tadi berada dikakinya.

Sepertinya kakek itu tak sebaik yang kita pikirkan. Yang awalnya terlihat baik dan hangat tiba-tiba saja menjadi seperti itu, apa yang sebenarnya terjadi? Saat cucunya itu dipaksa oleh salah satu pengawal pribadi kakeknya tanpa sadar cucunya itu memberontak dan berlari menuju kakeknya lagi sambil menangis, tiba-tiba terlihat cahaya neon berwarna hijau yang merembet dilantai ruangan itu dengan gerakan yang cukup cepat.

Cahaya neon hijau itu dengan cepat melilit kaki cucu kakek tadi, sehingga dirinya jatuh. Namun sayangnya, jatuhnya anak itu tak mulus. Melainkan sebelum jatuh kepala bagian kirinya terbentur di ujung meja dan kepala belakangnya membentur lantai ruangan itu cukup keras sehingga membuat suara itu menggema diruangan itu.

"Aroonn!!!" Teriak kakeknya kaget bercampur kesal.

Dengan cepat kakeknya itu berlari kearah cucunya yang tergeletak tak berdaya. Semua emosi didalam tubuh kakek itu bercampur aduk menjadi satu, tanpa sadar beberapa air mata sudah menetes dipipi cucunya.

The Bad Boy ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang