HAI HAI SEMUA!! SUDAH KANGEN BELUM SAMA CERITAKU? PART 11 SUDAH KU UP NIH ♡
BUAT KAMU, KAMU, KAMU SEMUA YANG BOCIL DAN GAK BISA NGELIAT KE UWUW'AN YANG OVERDOSIS MINGGIR DOLO, HEHEHEHE
SEBELUM BACA SEPERTI BIASA JANGAN LUPA VOTENYA GENGS, COMMENT, SHARE DAN YANG BELUM FOLLOW WATTPAD ujungmata, GC, GC, GC, FOLLOW!
KALIAN KALAU GAK VOTE JAHAT SIH! SOALNYA PARTNYA KU BIKIN PANJANG SPECIAL BUAT KALIAN SEMUA GENGS!
MARI BERKUMPUL MENJADI SATU TEAM DAN TEMAN YANG UAH BANGET DI CERITA INI! SO GAK MAU BANYAK NGOMONG LAGI....
SELAMAT MEMBACA
*****
Sekarang Diara sedang duduk sendirian di kursi pengantinnya. Beberapa menit yang lalu Adnan pergi entah kemana. Lagi pula, Diara tidak peduli. Masa bodo. Mau Adnan ke mars sekali pun Diara tidak peduli dan itu lebih bagus!
Sekalian saja tidak usah kembali!
Dari pada sibuk memikirkan Adnan, Diara lebih memilih untuk menikmati waktu istirahatnya dengan duduk di kursi yang tersedia. Membiarkan kaki-kaki jenjangnya beristirahat.
Setelah sekian menit pergi entah kemana, tiba-tiba Adnan datang menghampiri Diara yang sedang duduk sambil membawa segelas air di tangannya. Lalu, memberikannya kepada Diara.
Diara menatap gelas yang disuguhkan kepadanya setelah itu ia menatap Adnan.
"Saya gak haus" tolak Diara.
Mendengar penolakan Diara tanpa memaksa Diara untuk menerima gelas berisi air itu, Adnan meletakan gelas itu di meja samping kursi pengantin.
Tadi perhatian Adnan tidak sengaja teralihkan kepada Diara ketika Adnan sedang memperhatikan sekitarnya.
Adnan menyadari bahwa gadis ini sepertinya mulai lelah dan haus karena sempat beberapa kali Adnan memperhatikan Diara hendak memanggil beberapa staff yang lewat namun tidak jadi, karena staff tersebut sibuk dengan beberapa tamu yang hadir.
"Saya gak minta kamu buat minum sekarang" ucap Adnan dengan nada yang terdengar menjengkelkan di telinga Diara.
Diara yang mendengar jawaban Adnan hanya diam dan tidak membalas. Diara tahu tempat dan saat ini tempat di mana ia berpijak tidak cocok dijadikan tempat ributnya dengan Adnan. Laki-laki ini memang tidak pernah bisa ditebak. Misterius.
Sebenarnya, Diara lelah dan haus tapi ia terlalu gengsi jika menerima gelas yang diberikan langsung oleh musuhnya sendiri. Lebih baik Diara menahan diri saja dan menunggu staff yang akan lewat.
*****
Sudah tiga puluh menit lebih sejak Adnan membawakannya air. Namun, hingga kini Diara masih tetap tidak bisa meminta di bawakan air lain oleh staff karena mereka semua masih sibuk dengan para tamu undangan yang hadir malam ini.
Jika dihitung sejak Diara duduk mungkin sudah sejam lebih ia menunggu dan belum ada satu pun setetes cairan yang masuk ke dalam tubuhnya. Butuh berapa lama lagi Diara harus menunggu? Help her!!!
Apa jangan-jangan ini karma istri durhaka? Tidak! Diara tidak durhaka. Sejak awal memang mereka berdua tidak benar-benar niat untuk menikah atau lebih tepatnya Diara yang tidak niat.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE IN MARRIAGE
Romance[ Dunia lebih menghargai orang yang mau berusaha dengan usahanya sendiri] -Sudutmataa- *Buat dibaca GRATIS bukan dicopoy! JANGAN LUPA FOLLOW DULU YA! Dijodohkan dengan orang yang asing bagi Diara Pradipta sangat tidak masuk akal bahkan mereka baru k...
