Jadi hari itu setelah menyimpulkan semua perasaannya Yoongi tak sabar ingin bertemu Loona. Ia pulang lebih awal demi menjemput sang istri kuliah. Memikirkan apa yang bisa ia lakukan agar gadis itu bisa berlama-lama berada dekat dengannya.
Yoongi menunggu di halaman parkir utama sambil mendengarkan musik. Kepalanya sesekali mengangguk dan tangannya mengetuk-ngetuk stir mobil mengikuti irama musik.
Cukup lama ia disana menunggu, mungkin hampir 2 jam. Membuang waktu hanya untuk menunggu seseorang itu bukan sifat Yoongi.
Sebelumnya Yoongi hanya bertanya pada sang istri lewat telepon gadis itu selesai kuliah jam berapa. Loona mengatakan ia selesai jam 3 sore, Loona pikir Yoongi menunggunya untuk makan malam bersama. Namun mata kuliah terakhirnya memberikan tugas kelompok dan gadis itu memilih untuk berdiskusi dengan teman sekelompoknya di perpustakaan kampus. Jadi ia memberitahu Yoongi akan terlambat pulang.
Mengetahui hal itu kebahagiaan Yoongi tak surut. Ia setia menunggu hampir 2 jam lamanya di dalam mobil. Ia juga tak mengatakan akan menjemput sang istri. Yoongi ingin memberikan Loona kejutan.
Bukankah semua gadis menyukai kejutan? Begitulah yang Yoongi tahu dari Hoseok.
Mata Yoongi terus memperhatikan mahasiswa yang keluar dari gerbang utama kampus. Diantara sekian banyak mahasiswa yang berlalu-lalang Yoongi bisa menemukan sang istri tengah berjalan tergesa-gesa keluar dengan beberapa buku tebal dalam dekapannya.
Yoongi hendak keluar membuka pintu mobil namun gerakan tangannya mendadak terhenti saat Ia melihat seorang laki-laki dengan sweater berwarna abu-abu dan ransel dalam genggamannya berlari menghampiri sang istri lalu menarik lembut jemari Loona.
Mereka berdua berbicara cukup lama. Ekspresi Loona yang terlihat begitu bahagia saat berbicara membuat Yoongi mencengkram kuat stir mobilnya. tak hanya itu, bahkan pria bertudung abu-abu berani memeluk istrinya dan Loona menyambutnya, menepuk-nepuk punggung pria yang Yoongi tak tahu siapa namanya dengan senang hati. Mereka saling melepaskan pelukan. Si pria mengelus lembut puncak kepala Loona sambil mengatakan sesuatu lalu meraih buku dalam dekapan Loona dan mereka pergi bersama.
Jangan tanyakan bagaimana keadaan hati seorang Min Yoongi sekarang. Ia seperti terbang ke langit 7 namun tiba-tiba saja terhempas begitu kuat. Otaknya mendadak panas dan hatinya terasa sakit luar biasa. Ia cemburu.
Apa pria itu kekasih Loona? jika jawabnya iya, sejak kapan? Bukankah gadis itu alergi cinta? Atau apa karna pria itu Loona menolak Yoongi untuk mencintainya? Apa Yoongi dikhianati? Batin Yoongi bermonolog.
Tangan Yoongi yang memegang erat stir mobil memperlihatkan buku-buku jemarinya yang memutih. Ia mungkin bisa saja meremukan sebuah kaleng minuman saat ini dengan sekali genggam atau ide gila lainnya yang terlintas adalah keinginannya menabrakkan mobilnya kearah si pria yang telah lancang menyentuh Loona.
Yoongi mengurungkan niatnya untuk menemui sang istri. Ia tak ingin Loona tahu bagaimana keadaan hatinya sekarang. Jadi Yoongi memutuskan pulang dalam keadaan tak baik-baik saja.
🍂🍂🍂
"Loona kau benar-benar tak ingin ikut pergi nonton hari ini bersama kami?" Tanya Nancy ketika mereka baru saja selesai berdiskusi tugas kelompok.
Loona menggeleng sambil tersenyum namun tangannya dengan cekatan memasukan semua buku kedalam tasnya "Lain kali aku pasti ikut. Kalian bersenang-senang saja" Jawab Loona.
Ke tiga gadis yang lainnya kini menatap Loona meneliti "Kau pasti akan pergi dengan mahasiswa olahraga itu ya?" Tanya Momo yang disambut tepukan kencang oleh Lisa.
Loona mengerutkan keningnya "Maksud kau Jungkook?"
Ketiganya mengangguk bersamaan membuat Loona menggeleng lalu melipat kedua tangannya didepan dada "Kalian pasti berfikir aku dan Jungkook ada hubungan spesial, bukan?" Tanya Loona.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Maze
FanfictionPark Loona. Gadis yang hanya memiliki seorang sahabat bernama Jeon Jungkook dihadapkan sebuah pilihan sulit. Bisakah ia memilih antara menjalani kehidupan baru bersama Min Yoongi atau kembali bersama Kim Taehyung Start 11 Oktober 2020 End 11 Juni 20...
