Ch.26 - New Couple

1.9K 142 15
                                        

Yunho sungguh tidak percaya dengan apa yang ada didepan matanya. Song Mingi, ada didepan pintu apartemennya dengan tampang berantakan dan wajah lesu. Kemana perginya sosok Song Mingi yang selalu tampil mencolok dengan pernak-pernik mewah ditubuhnya ? Mingi terlihat menyedihkan dimata Yunho, terlebih ia bisa mencium bau keras alkohol menyengat menyeruak dari jaket kulit yang pria itu kenakan. Mingi minum, mungkin mabuk.

"Kenapa kau ada disini ?" hardik Yunho ketus.

Tatapan Mingi penuh dengan isyarat frustasi dan putus asa. Kalau Yunho tidak mengingat sesuatu sudah terjadi diantara mereka maka ia tidak akan bersikap sedingin ini. Percayalah, Yunho hanya sedang berusaha menjaga batasan antara dirinya dan Mingi. Yunho tidak ingin ada kesalahpahaman lebih lagi diantara mereka. Cukup malam itu saja.

"Kalau tidak ada yang ingin kau katakan, ak— "

Yunho tersentak ketika Mingi menahan pintu apartemennya. Pria itu tidak berkata apapun ketika ia tiba-tiba mendorong tubuh Yunho masuk ke dalam apartemen hingga membentur dinding di belakangnya. Pintu terkunci dengan Yunho yang kini terjebak dalam kukungan Mingi. Pemuda itu membelalakkan mata, tubuhnya belum sempat merespon sangking terkejut dengan sikap Mingi.

"K–kau, apa yang kau lakukan ... ?" suaranya terdengar gugup dengan sorot intens Mingi.

Yunho memberontak ingin melepaskan diri namun ia kembali mematung ketika Mingi tiba-tiba saja mengistirahatkan puncak kepala dibahunya. Pria itu sama sekali tidak bersuara, membuat Yunho semakin bingung dengan segala tingkah lakunya. Bau alkohol dari tubuh Mingi menandakan pria itu sedang dalam keadaan setengah sadar. Yunho mencoba mengerti, namun jantungnya belum siap untuk tiba-tiba menerima afeksi intim seperti ini.

Harusnya Yunho marah sekarang bukan ? Tapi ia bahkan tidak bisa mengatakan apapun karena jujur, tubuh besar Mingi yang mendekapnya terasa hangat. Bahkan Hwiyoung sekalipun tidak pernah memberikan sensasi seperti ini padanya dari dulu.

Bukankah ini gila ? Yunho marah pada dirinya sendiri karena selalu membandingkan sikap Mingi dan Hwiyoung disetiap keadaan. Yunho juga tidak tahu alasannya, tapi ada sesuatu di dalam diri pria itu yang selalu ia dambakan dari dulu. Ketulusan.

"Pulanglah, ini bukan rumahmu," ucap Yunho pelan. Setengah hati Yunho mencoba melafalkan kata-kata itu keluar dari bibirnya dengan gugup.

"... kenapa kau terus berusaha menjauhiku ?"

Yunho berusaha mendorong tubuh besar Mingi menjauh namun pria itu enggan melepaskannya. Mingi mengangkat wajah, menatap Yunho dalam, namun lagi, pemuda itu menghindari tatapannya. Memalingkan wajah kesamping enggan saling bersitatap mata. Tidak bisakah Yunho mengerti betapa tersiksanya Mingi sekarang ? Ia frustasi.

Sejak malam dimana Yunho berkata untuk tidak bertemu lagi, Mingi merasa hidupnya seakan berubah hampa. Terdengar berlebihan ? Ya, Mingi juga berpikir demikian, tapi itulah yang terjadi.

Sulit bagi Mingi untuk menerima kenyataan bahwa Yunho mulai memiliki arti dihidupnya. Bagi Mingi, seseorang yang menjalani harinya hanya dengan mengenal wanita, Mingi tidak mungkin dengan gamblang mengakui ketertarikan pada seorang pria. Berkali-kali Mingi menepis itu, tapi pada akhirnya ia terus kembali ke situasi yang sama.

Memikiran Jung Yunho.

Setiap saat Mingi berada disana, tempat Yunho bekerja. Mengabaikan fakta bahwa Yunho tidak ingin bertemu dengannya lagi. Mingi terus saja membayangkan ucapan Yunho disetiap malam, dan itu bagai mimpi buruk untuknya. Diam-diam Mingi selalu memperhatikan Yunho dari jauh, sembari mencoba mencari jawaban dari segala pertanyaan dan kegelisahan yang terasa begitu menyiksanya. Hingga malam ini Mingi sampai pada satu konklusi kalau, ia menginginkannya.

Desire | WOOSAN [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang