Jangan Ada Air Mata.

7.5K 600 30
                                        

Sejujurnya, Paradikta mulai sadar jika dia tengah diikuti ialah setelah mendapat laporan dari seseorang yang dia utus untuk membuntuti Prisha secara khusus sepulangnya perempuan itu dari tempat Gustiraja, di mana dia kembali dalam kondisi kaki terpincang-pincang.

Awalnya, seseorang yang dia pekerjakan tersebut melaporkan bahwa selain dirinya ternyata ada juga satu mobil lain yang terindikasi mengikuti Prisha. Hanya saja ya tak terlalu kentara mengingat Prisha toh jarang keluar rumah kecuali untuk urusan-urusan yang menyangkut Naga.

Lalu, sekitar tiga harian lalu mobil yang sama dengan yang belakangan ini mengintai Prisha justru mulai tertangkap beralih guna mengikuti gerak-gerik Paradikta. Hm, sesungguhnya tidaklah perlu bertanya-tanya sih atau repot bingung menduga siapa gerangan yang mengirimnya.

Paradikta di dalam kepalanya tentu sudah menelaah siapa kiranya yang amat berambisi terhadap dia dan keluarga kecilnya belakangan. Pun, dia mungkin juga sudah tahu terkait apa tujuan dari orang itu, yang kalau boleh langsung disebut dengan nama tidaklah lain dia ... Gustiraja.

Bagaimana pun rencana awal Gustiraja adalah mengirim Paradikta ke panggung politik kan? Dia bahkan mulai dikenalkan serta aktif dilibatkan untuk kampanye tipis-tipis baik itu dengan bertemu Sekjen Partai, wawancara bareng media, kegiatan amal—realitasnya, Paradikta pun sudah beberapa kali mengacaukannya dengan sengaja, dan boleh jadi itulah salah satu bensin yang bikin kobaran api amarah Gustiraja kian membara.

Namun, karena Paradikta mendadak menikahi Prisha—okay, semula pria itu buat secara tersembunyi demi menjadikan Gustiraja sebagai orang pertama yang tahu sambil berharap Si Tua Bangka itu akan terkejut hingga kalau beruntung bisa saja jantungnya yang baru dicangkok di Singapura berhenti bekerja, sehingga memang tidak banyak orang yang tahu mengenai pernikahan yang bahkan cuma digelar di KUA tersebut, kecuali di lingkungan perempuan itu meski pada dasarnya Paradikta tak berniat untuk betul-betul merahasiakannya dari dunia—serta, pelan-pelan orang kantor tahu, mantan mertuanya pun tahu sampai-sampai mereka sakit hati karena Paradikta menikah lagi di saat mereka menilai kuburan Saniya belum kering dan tak ayal mereka kini menolak menemuinya juga Naga, lalu di lingkungan tempat Naga bersekolah pun agaknya semua tahu jika Paradikta kini telah memiliki istri baru, dan publik entah ada yang diam-diam menggelontorkan uang untuk menyetop berita atau bagaimana, tapi kabar mengenai pernikahnnya ini tak heboh merebak di media.

Mungkin karena itulah. Sebab, Paradikta telah mengacau dengan sangat kelewatan sampai dia juga berhasrat untuk punya keturunan bersama Prisha oleh karenanya Gustiraja berpikir untuk ganti rencana.

Pria itu keji. Memang! Paradikta juga masih percaya kalau Eyang Ti yang baik hati mati karenanya. Namun, kematian Saniya yang tiba-tiba tentu tidak ada dalam agenda pria itu.

Oh, come on!

Kendati perempuan itu tukang berzina, tapi dia tetaplah dokter anak yang cukup disegani di kalangannya. Prestasinya dalam membantu anak-anak di luar sana dielukan. Namanya di masyarakat tentu lebih harum dari milik Paradikta yang social impact-nya tak cukup kelihatan. Saniya tentu cocok mengisi keping-keping puzzle pada rencana awal Eyang. Dengan seluruh kelebihannya dia akan mendongkrak nama Paradikta agar naik di masyarakat. Kemudian, dengan kekurangannya dia selalu bisa Eyang kendalikan. Sayangnya, perempuan itu mati terlalu cepat. Pun, Paradikta bereaksi untuk mengantisipasi dengan sama cepatnya.

Well, Paradikta tahu lah bahkan dari detik pertama dia mendengar mengenai kabar kalau Saniya tidak terselamatkan dalam kecelakaannya maka, akan segera ada wanita lain dengan nama yang sama harumnya dikirim Eyang untuk memuluskan rencananya. Jadi, sebelum pria tua itu mengambil langkah untuk menguasai hidup Paradikta dan menjadikannya bidak catur selamanya, Paradikta pikir dia memang harus memblokadenya. Lalu, meski Paradikta tidaklah religius, tapi Tuhan seperti sedang memberinya jalan ketika akhirnya dia dipertemukan lagi dengan Prisha.

Jangan Ada Air MataCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang