(Replay 2004) White Christmas

444 45 8
                                        

Seoul, musim dingin 2004.

Pagi itu, setelah kelas musik berakhir, my besties, Jessica datang menghampiriku. Dengan sadisnya ia menyuruh Hang Ah yang duduk di sebelahku untuk pergi agar ia bisa menguasai tempat duduk gadis itu. Jessica memang terlihat seperti gadis biasa, namun ia mengerikan luar biasa. Di kelas, bahkan guru sekalipun tidak berani mengatakan tidak padanya. Bukan karena ia pemarah, namun tatapannya sedikit.. Mengintimidasi. Tapi setelah mengenalnya, dia gadis yang baik.

"Tiff, Apa kau punya rencana di malam natal?" Tanyanya.

"Entahlah." Aku yang sedang menyusun bukuku mendadak sedih karena teringat akan malam natal yang hanya beberapa hari lagi. "Dad akan bertugas di malam natal. Ia harus menemani duta besar yang menghadiri sebuah acara."

"Bagaimana dengan Tae Yeon? Kau tidak berencana keluar dengannya?"

Kini, bukan hanya Yu Ri dan Seo Hyun yang mengetahui hubungan aku dan Tae Yeon. Jessica juga mengetahuinya. Dan aku rasa satu sekolah sudah tahu. Sejauh ini, tidak ada masalah. Tidak ada yang mengejek ataupun mengucilkanku.

"Aku belum menanyakan padanya. Mungkin dia punya acara keluarga." Setahuku malam natal biasanya dihabiskan bersama keluarga. Aku rasa Tae Yeon juga ingin berkumpul bersama keluarganya di malam itu.

"Tanyakan padanya!" Jessica menggeser kursinya ke dekatku. "Sekarang!"

Aku mengeluarkan ponselku, lalu mengirim pesan singkat pada Tae Yeon. Jessica mencondongkan tubuhnya untuk ikut melihat layar ponselku.

Bagaimana jika keluar denganku di malam natal?

Tidak harus menunggu lama dan aku sudah mendapat jawaban darinya.

Call!!!

"Tuh kan! Dia setuju!" Jessica memukul bahuku antusias. Ia bahkan terlihat lebih senang dibandingkan aku. "Minta dia mengajak Yu Ri!"

"Wae?" Mengapa harus mengajak Yu Ri? Itu akan merusak acara kencan natalku bersama Tae Yeon.

"Aku tidak ingin menjadi obat nyamuk diantara kau dan Tae Yeon." Lanjutnya.

"Ya! Memangnya siapa yang mengajakmu?"

"Teganya!" Jessica mencebik. "Kau tega membiarkanku kesepian di malam natal?"

"Kau bisa merayakannya bersama keluargamu."

"Mereka tidak asik."

"Itu alasanmu saja."

"Ah.. Molla! Kemarikan ponselmu!" Jessica merebut ponsel di tanganku kemudian mengirim pesan pada Tae Yeon.

Ajak Yu Ri juga.

Kemudian, balasan dari Tae Yeon tiba.

Aku tidak mau.

Jessica mengirim pesan lainnya.

Ini aku, Jessica. Fany juga mengajakku merayakan natal bersamanya. Aku akan membunuhmu jika kau tidak mengajak Yu Ri.

"Kejam sekali." Komentarku saat membaca apa yang ia kirimkan pada Tae Yeon. "Tapi.. Aku tidak pernah mengajakmu."

"Kau diam saja!" Jessica menggenggam ponselku sambil terus menatapnya. Menunggu balasan dari Tae Yeon dengan khidmat.

Ponselku bergetar menandakan ada pesan baru dari Tae Yeon.

Ok! Bahkan jika dia tidak mau, dengan mempertaruhkan nyawaku aku akan memaksanya ikut.

Jessica tersenyum lebar membaca pesan itu.

That WinterTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang