Semua orang mendadak berubah menjadi polisi. Menjadi hakim. Menjadi algojo. Dan menjadi pahlawan kebenaran dalam keroyokan massal.
Semua yang aku lakukan, atau kita lakukan dalam ruang publik dan kadang yang bersifat pribadi, senantiasa terpantau dan begitu mudahnya segala sesuatunya menjadi viral.
Era viral ini, adalah era kecemasan bersama. Saat-saat yang akan bergerak ke arah fasisme dan pemantauan massal yang dahulu pernah dilakukan oleh banyak negara diktator.
Kita hari ini, telah hidup di abad yang sangat berbahaya. Abad yang membuat kita cemas dan tak bisa hidup dalam kedamaian yang dulu pernah kita inginkan.
Saat mendadak semua ucapan, pikiran, perasaan dan tindakan kita telah dipantau orang lain. Mudah dimanipulasi. Dilaporkan. Dan dibawa ke jalur hukum.
Bahkan hal-hal sepele pun direkam dan diviralkan. Masa depan macam apa yang membuat semua orang berubah menjadi polisi dan hakim seketika?
Anehnya lagi, orang-orang masih bisa tertawa terbahak-bahak.
Bayangkan, kita, yang lahir di antara tahun 90-2000an ke atas, harus setiap hari berhati-hati terhadap segala yang diucapkan, pikiran dan tindakan kita, yang entah saat kelak kita lengah atau secara tak sadar, membawa kita ke meja hijau dan penghakiman massal.
Bayangkan, hidup 50-90 tahun, dalam pengawasan masyarakat yang begitu gila dan brutal. Apakah dunia yang berisi masyarakat yang tak bermoral dan tak bijak, mereka mendadak menjadi polisi virtual, akan begitu indah dan menyenangkan?
Dalam 90 tahun kehati-hatian, mungkin, suatu saat nanti, kamu begitu marah terhadap seseorang, begitu jengkel terhadap entah siapa, atau mengamuk, yang bagi banyak orang dangkal dianggap sebagai kesombongan padahal bentuk kemarahan akibat dicurangi. Dalam waktu 90 tahun penuh kesabaran, kecemasan dan kehati-hatian itu. Mendadak, beberapa orang merekam dirimu dan lalu ratusan juta manusia bodoh nan kejam menghancurkan kehidupan sosial dan mentalmu seketika. Apakah masa depan semacam itu akan indah kecuali berisi kecemasan sampai mati?
Aku sendiri, begitu cemas dan merasa ngeri mengenai dunia hari dan akan datang. Saat kamu dikelilingi oleh orang-orang yang mengerikan yang siap menghancurkanmu dan menuduhmu kapan saja. Yang hanya bermodal video langsung menuduh dan berkomentar sadis tanpa empati dan rasa bersalah sama sekali.
Saat kamu hanya ingin hidup baik, aman, dan jauh dari perselisihan orang-orang. Namun, orang lain, entah kelak, tiba-tiba muncul untuk menghancurkan dirimu yang nyaris tak melakukan hal-hal buruk . Saat menjadi baik dan pendiam pun begitu susah di abad ini.
Sebuah abad, yang benar-benar merusak kebebasan intelektual dan yang menjadi landasan utama munculnya pemimpin otoriter.
KAMU SEDANG MEMBACA
AKU, NIHILIS
Nonfiksiapa jadinya, jika hampir semua orang lebih memilih menghindari menyelesaikan persoalan utama kehidupan dan lebih memilih hidup tenang dan kepura-puraan yang disepakati? lalu, kapan akan ada akhir? kapan ulangan akan berhenti?
