Aku sangat suka membuat istilah baru saat melihat suatu kondisi yang butuh penjelasan mudah. Dan generasi hari ini, yang lahir antara tahun 1980-1990an. Lalu mereka yang lahir di tahun 2000an. Mereka semua aku anggap sebagai generasi Punpun.
Punpun, tokoh buatan Inio-
Asano itu, dalam tujuh volume manga-nya yang berjudul Goodnight Punpun, adalah penjelasan yang luar biasa mengenai sejarah emosional seorang manusia, dari sejak anak kecil sampai dewasa. Sejarah kelam yang penuh trauma dan rasa sakit emosional.
Daripada membaginya menjadi generasi Milenial dan generasi Z. Aku akan menyebut mereka semua sebagai generasi Punpun.
Entah mereka miskin atau kaya. Mereka mengalami kondisi emosional yang hampir sama. Perasaan kesepian yang hampir sama. Berbagai trauma psikologis yang tak jauh berbeda. Tak lagi mampu menjalin pertemanan dan merasa tak memiliki teman saat beranjak dewasa. Merasa terkucil. Hampa. Kosong. Mengalami isu kepercayaan kepada orang lain secara parah. Dan banyak dari mereka lahir dari keluarga broken home. Bercerai. Atau merasa tak dicintai oleh orang tuanya masing-masing.
Kisah Punpun yang traumatis dan kelam mewakili mereka semua yang hidup dalam usia itu. Tersiksa oleh hancurnya hubungan sosial. Kehilangan banyak ikatan emosional penting. Dan menjadi manusia yang kosong dan mengambang. Dipenuhi rasa sakit dan jauh dari kata berbahagia.
KAMU SEDANG MEMBACA
AKU, NIHILIS
Nonfiksiapa jadinya, jika hampir semua orang lebih memilih menghindari menyelesaikan persoalan utama kehidupan dan lebih memilih hidup tenang dan kepura-puraan yang disepakati? lalu, kapan akan ada akhir? kapan ulangan akan berhenti?
