MENGGANTI WARGA NEGARA: MENGHAPUS PENDUDUK

4 0 0
                                        

"Saya sudah berpikir pada titik nol. Harus ada jalan keluar! Bagi saya, jalan keluarnya adalah harapan pada generasi muda. Mereka harus memberikan jawaban. Bagaimana mereka melakukannya, itu urusan mereka,"

Jawaban Pram dalam
wawancaranya dengan
Kees Snoek.

**

Masyarakat yang seringkali salah memilih pemimpin negara adalah masyarakat yang layak untuk dimusnahkan.

**

Negara tanpa masyarakat. Negara tanpa orang-orang hidup. Negara tanpa manusia. Mereka yang mati dan bunuh diri tak lagi harus berurusan dengan negara. Terlebih jika sebuah negara diisi oleh orang-orang bermasalah dari atas sampai bawah.

Negara bukan sesuatu yang penting dan layak dipertahankan oleh mereka yang lebih muda seperti kita. Seluruh masyarakat dan orang-orang di masa kita hampir membusuk secara sempurna. Biaya untuk membersihkan bagian yang masih sehat sangatlah mahal.

Cara paling singkat adalah dengan memenggal kepala para presiden yang tak berguna. Membunuh semua anggota dewan dan menteri. Memenjarakan para pejabat publik dan politisi yang korup. Menyiksa atau mengisolasi seluruh anggota keluarga mereka di penjara khusus. Memiskinan semua dari mereka.

Atau, menghapus seluruh penduduk yang ada di dalamnya dan menggantinya dengan orang-orang dari bangsa dan ras yang lain yang lebih bermartabat.

Terkadang, jawaban itu sangat mudah. Mengosongkan seluruh tanah dari orang-orang lama yang berpenyakit dan korup lalu biarkan orang-orang baru menggunakannya dengan cara yang lebih baik.

Kita hanya perlu memindahkan, menghilangkan atau memusnahkan semua orang yang ada di negara ini. Negara dengan orang-orang yang sakit tak perlu lagi coba disembuhkan. Memakan banyak waktu dan biaya. Cara terbaik adalah dengan memusnahkan mereka secara massal dan bersama-sama. Dari kelompok elite paling atas hingga rakyat jelata paling bawah.

Negara ini sudah tak bisa diselamatkan oleh cara apa pun kecuali pemusnahan massal atau berakhirnya negara kesatuan yang hanya satu atau dua negara baru yang akan berhasil nantinya  Sisanya tetap membusuk seperti biasanya.

Sejujurnya, memusnahkan penduduk di negara ini bukan hal yang buruk. Itu malah sangat diperlukan untuk menghapus akar dan sisa budaya, pemikiran dan berbagai warisan nilai buruk yang terlanjur ada di hampir semua orang dari berbagai generasi. Menyingkirkan satu dua generasi akan sama saja. Semua orang harus disingkirkan atau sisakan sedikit yang masih layak untuk membangun negara dari puing-puing.

Sebuah negara yang diisi oleh banyak orang tak berkualitas dan layaknya benda sekali pakai tak masuk dalam hitungan moralitas sama sekali. Dalam politik pembersihan untuk mencapai budaya baru atau peradaban yang maju dengan cepat. Mereka perlu disingkirkan dan dibuang sesegera mungkin.

Rakyat jadi beban tak berguna dan tak lebih daripada parasit negara. Membiarkan mereka yang membusuk tetap ada adalah kesalahan yang terlalu fatal untuk dimengerti di kemudian hari.

Bagaimana mereka bisa salah dalam memilih pemimpin negara dan membiarkan begitu saja kerusakan yang dilakukan oleh pejabat negara menjadi bukti nyata bahwa mereka tak pantas untuk dipertahankan.

Menghapus mereka semua yang berkarat, tak berguna, tak berkualitas dan hanya beban sosial dan politik akan menjadi pilihan sadar yang sangat penting. Atau memusnahkan seluruh orang yang ada di dalamnya untuk digantikan dengan orang-orang baru dari ras dan bangsa lain.

Atau mencari pemimpin kuat yang bisa memulihkan semuanya yang biasanya jarang ditemukan dalam keadaan normal dan kondisi biasa saja. Demokrasi yang diisi orang-orang bodoh, yang busuk dan tak bertanggungjawab hanya akan memberi kesempatan orang-orang yang tak layak dan korup untuk jadi pemimpin. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan berperang dan memilih siapa yang paling layak untuk memimpin.

Kita akan berperang di antara sesama dan siapa tahu, yang memenangkan perang itu akan menjadi diktator yang pintar dan sadar diri atau malah, lucunya, kembali mendapatkan pemimpin dan kelompok baru yang jauh lebih buruk.

Rakyat itu sendiri adalah keberadaan yang mudah digantikan atau dihapus. Begitu juga pemimpin negara dan seluruh pejabat publik.

Mereka bisa diganti dengan para robot, kecerdasan buatan atau warga negara baru yang lebih berkualitas dan berintegritas. Atau memusnahkan seluruh orang yang ada di dalamnya tanpa perlu harus mengisi dan membangunnya kembali.

Tapi negara ini terlalu indah dan kaya untuk bisa dilewatkan dan tak diperhatikan oleh siapa pun. Akan sulit untuk membayangkan tiadanya manusia dalam jangka waktu yang lama kecuali seluruh permukaan tamahnya dipenuhi oleh kimia radioaktif.

Selama berabad-abad lamanya, banyak sekali suku dan bangsa yang kecanduan dengan tanah yang ada di negara ini. Itulah sebabnya mereka terlalu rakus dan terus merasa kurang dan ingin lebih. Mereka ingin hidup lama dan terus bersenang-senang. Tanah di negara ini terlalu mudah, tempat yang enak untuk menjalani hidup dan membuat siapa saja cepat beradaptasi dan terlalu nyaman.

Sebuah tanah yang mengundang kerakusan dan pada akhirnya melahirkan begitu banyaknya masalah.

Sebuah masyarakat atau penduduk yang selama berabad-abad tak berkembang dan malah cenderung korup sangatlah layak untuk dihapus.

Orang-orang yang hidup di abad keterbukaan informasi, demokrasi, perdagangan bebas, semakin makmur dan berpendidikan tapi selalu saja salah dalam memilih pemimpin. Masyarakat semacam itu harus dimusnahkan segera layaknya penyakit. Harus dibersihkan sebersih-bersihnya.

Kebebasan dan kemakmuran mereka tak cukup untuk membuktikan bahwa mereka adalah orang-orang yang layak untuk hidup.

Tak ada yang perlu disesali dari matinya orang-orang yang tak berharga.

Pada suatu nanti, entah kapan, ada anak-anak muda yang berani mempertaruhkan nyawanya tanpa peduli dilabeli sebagai pemberontak atau teroris. Mereka akan meledakkan apa saja. Mereka akan membunuhi siapa saja. Demi mencapai ideal mereka. Mereka akan merusak dan meratakan apa pun.

Sebelum hal semacam itu datang, mari kita bayangkan bahwa masing-masing dari kita adalah orang yang tak berharga itu. Mungkin kita adalah salah satu orang yang musnah dari proses yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Hilang secara tiba-tiba dan tak ada satupun yang peduli apakah kita masih ada atau pernah ada sebelumnya.

AKU, NIHILISCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang