All the corners of my mind start racing
Things that should be kept in the basement
But when you hold me
In the fantasy, it's so convincing
I shouldn't think the things I'm thinking
But now I've gone and let them sink in
The more that I push 'em away
The more that you're stuck in my brain
I get dirty thoughts about you
Does that mean that I'm going to hell?
I'm frustrated
Do you really look good naked?
And I know that it ain't that holy
But Lord, I need this one night only
🎶Dirty Thoughts🎶
—————————————————————
Lagi pengen fast update, nih. Jadi, Vlo berbaik hati turunin target VOTES, tapi COMMENTS harus dibanyakin (karena COMMENTS gampang dan tanpa batas), deal?
Next chapter : 24.500 VOTES + 500 COMMENTS (no spam next)!
-🖤🖤🖤-
Sekitar 7 bulan yang lalu....
Voilà!
Tepat seperti permintaan Ocean, Wifo membawa Ocean ke hotel bintang lima untuk merayakan hari jadi mereka yang ketiga bulan. Ocean jelas terkesan ketika menyeberangi jembatan kolam berenang menuju gazebo di tengah-tengah kolam berenang. Di tempat itulah Ocean mendapati sebuah meja dan dua kursi berhadapan yang telah didekorasi sedemikian rupa dengan ratusan kelopak mawar tersebar di sekelilingnya.
Ya, di sanalah mereka makan malam. Dikelilingi air kolam yang di atasnya ditebarkan lilin-lilin aromatherapy selain dari lilin-lilin yang terletak di sekeliling ubin gazebo, juga lilin-lilin pada chandelier tinggi di tengah meja. Menawan, mewah, elegan. Khas Wifo.
Wifo memang sangat bisa diandalkan untuk urusan memberikan kejutan romantis. Dia selalu berikan lebih baik dan bekerja di luar ekspetasi.
He's a man on his word. Berhasil membuat Ocean jatuh semakin dalam padanya tanpa dia harus merasakan hal yang sama pada Ocean. Itulah yang tidak mencukupi Ocean. Karena itu, tibalah saatnya Ocean menjadi yang pertama berkorban. Tak apa jika pengorbanannya bisa ditukar dengan cinta Wifo. Lagi pula, Ocean sudah terbiasa berjuang dan berkorban untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya sejak kecil.
Itu cara kerja dunia. Tidak ada yang didapatkan maupun dihasilkan secara cuma-cuma. Untuk mendapatkan sesuatu, kita harus berjuang. Semakin besar usaha dan pengorbanan yang dikeluarkan, semakin besar pula hadiahnya.
Bukannya Ocean tidak percaya keberuntungan. Punya pacar seperti Wifo sudah jelas keberuntungannya. Tapi, Ocean juga tahu keberuntungan tidak berlangsung selamanya. Keberuntungan pun bisa berubah menjadi kesialan. Cara mempertahankan keberuntungan itu adalah dengan bekerja keras. Bahkan jika harus berkorban besar, lakukan jika itu sepadan.
Untuk itulah Ocean ada di sini sekarang. Menjalani hubungan ini tanpa banyak menuntut seakan dia sepakat dengan kemauan Wifo yang tidak menginginkan komitmen jangka panjang.
Ocean sempat larut dalam permainan saxophone yang mengiringi makan malam sampai hampir lupa tujuannya meminta candle light dinner. Baru setelah menghabiskan tetes terakhir dari gelasnyalah pertanyaan Wifo mengingatkannya bahwa malam ini tak akan berakhir begitu saja.
"Mau balik?"
Ocean tersenyum penuh makna sambil menunduk ketika menyeka bibirnya dengan napkin. 'Not yet, Honey,' batin Ocean.
KAMU SEDANG MEMBACA
Guilty Pleasure
Romance(18+) Wifo Álvarez adalah segala yang Ocean Vásquez impikan dalam hidupnya. Pesona yang tak bisa ditolak. Racun yang menjerat bagai magnet. Bahaya tanpa tanda peringatan di dalam lingkaran setan. Ocean menginginkan cinta Wifo. Sayangnya, bukan cin...
