Dokter Zlato masih berbicara panjang lebar mengenai betapa gemasnya dirinya yang hanya bisa membeli tiga item. Hanya karena Kaia sudah jengah mendengarnya, ia lalu menghadiahi Dokter Zlato 3 botol Hellhound Blood dan 10 helai Yellow Grass secara gratis. Barulah Dokter Zlato tidak mengomel kembali.
Setelah pelelangan selesai, Ren sengaja membuat makan malam besar di bawah sinar rembulan sebagai bentuk rasa syukurnya karena telah membuka Rumah Lelangnya.
"Jika Ruthven's Auction House membuka lelang kedua, apakah harganya akan kembali normal?" tanya Robert sebagai kenalan Kaia di kompetisi eliksir. Ia juga berhasil mendapatkan 3 item yang dilelang hari ini dengan kantong yang masih penuh dengan emas. Meski tidak sebanyak Dokter Zlato, Robert membawa cukup banyak uang hari ini. Ada sekitar 300an keping emas. Ia bahkan ragu jika ia bisa membeli sesuatu dengan uang sesedikit itu. Namun karena limit yang dipasang oleh rumah lelang Keluarga Ruthven, ia lalu bisa membeli sesuatu dengan harga murah meriah!
"Ya, harga akan kembali naik ke 100%." Ren menjawab dengan tenang.
Kaia tersenyum dalam, ia tidak pernah mengatakan pada Ren jika harga lelang sebenarnya 200% lebih murah. Dari awal, Kaia tidak pernah membeli apa yang ia lelang hari ini dan seterusnya. Ren memungutnya entah dimana. Adik-adiknya juga melakukan hal yang sama tanpa tahu jika tanaman-tanaman itu ternyata cukup atau bisa sampai sangat langka. Beberapa dari tamu juga tidak memberitahu Ren perihal ini, lumayan.
"Tuan Ren dan Tuan Kaia, aku tidak tahu jika sebenarnya kalian ternyata sedermawan ini. Maksud dari kata dermawanku bahkan tidak cukup untuk menggambarkan betapa baiknya kalian." Tiger dari Kerajaan Manusia mulai berbicara.
"Terima kasih," balas Kaia. Ia tidak balik merendah karena itu bukanlah sifat yang baik bagi seorang pendamping pemimpin seperti dirinya.
"Jika aku boleh lancang, rajaku akan merasa sangat terhormat jika kalian bisa berkunjung dan membangun hubungan diplomasi dengan kami," tawar Tiger.
Ren yang ingat bagaimana raja tamak dari Kerajaan Manusia pertama kali menyerangnya hanya karena ia menjual sayur dan buah dengan harga lebih murah namun kualitas jauh lebih baik membuat dirinya alergi sendiri. Lalu apa? Mereka ingin membangun kerjasama dengan dirinya? Jangan bercanda!
"Baiklah," balas Kaia. "Kita bisa mengatur jadwal itu."
Jawaban Kaia dihadiahi tatapan protes oleh sang suami.
[Tenang saja. — Kaia]
[Sayang!!! — Ren]
[Ada apa? — Al]
[Kakak iparmu ingin bekerjasama dengan Kerajaan Manusia. — Ren]
[Kakak Ipar😭 — Oz]
[Kakak Ipar, tidaaak😭 — Jurado]
[Kerajaan bajingan itu? — Esther]
[Tch. — Cass]
[Yang mengirim pasukan waktu itu? Kenapa, Kakak Ipar? — Slora]
[Aku tidak suka mereka. — Ajax]
[Woah, ternyata begini cara menggunakannya. — Didi]
[Hallo. — Gigi]
[Aloha xixixi — Kiki]
[!!! — Lili]
Begitu sekeluarga sadar jika mereka bisa berbicara melalui mindlink, membuat semuanya merasa bodoh. Namun kembali ke inti permasalahan adalah dimana Kaia telah memutuskan sesuatu yang mengakibatkan penolakan besar dari pihak suami dan adik-adiknya.
[Aku tidak benar-benar ingin bekerjasama. Namun aku ingin melihat pria yang membuat ibu dari putraku menjadi gila. — Kaia]
[Oh! — Ren]
KAMU SEDANG MEMBACA
Kingless
AdventureBerparas menawan, tinggi semampai, hingga berbudi luhur. Apalagi yang bisa diharapkan oleh Ren dari sosok Kaia? Bahkan Kaia masih terus mengejarnya dan melindunginya sampai saat terakhirnya. Karma mungkin sedang tertawa padanya, menamparnya dengan f...
