Bab 19
"Kamu ingin mencoba membuat selebaran untuk acara itu?" tanya Helena tiba-tiba ke Yona.
"Aku?" tanya Yona memastikan. Karena kalau benar justru ia senang akan di berikan tanggung jawab yang menurutnya akan berpengaruh dengan kesuksesan pekerjaan itu nantinya.
Helena memberikan beberapa sampel untuk di berikan ke Yona.
"Ini ada beberrapa sampel, jadi kmau coba buatlah draftnya" pinta Helena kembali.
"Baik bu akan saya kerjakan" jawab Yona sambil tersenyum.
*****
Raisa baru saja selesai dari toilet karena merasa pusing dan sedikit mual, berpapasan dengan Lala. Melihat Raisa yang berjalan sedikit sempoyongan membuat Lala sedikit khawatir terhadap Raisa.
"Lo ngga apa-apa Sa?" tanya Lala yang di balas gelengan kepala oleh Raisa. "Ayo ikut gue ke teman biar gue bawakan teh hangat untuk lo minum" ajak Lala sambil merangkul Raisa berjalan menuju taman di kantor mereka.
"Membantu sebuah projek tidak di hitung sebagai performa saya. Mungkin saya takkan menunjukkan performa yang baik karena sibuk membantu projek orang lain. Saya khawatir. Seperti yang anda tahu bu Lala, saya harus di promosikan tahun ini" Raisa menyampai kan secarsa formal ke Lala kegelisahannya tadi karen tidak mendapat izin dari Helena untuk meninggalkan tugasnya di Tim Manajemen.
"Aku akan bicara dengan Helena nanti" ucap Lala sambil tersenyum karena dia juga paham bagaimana posisi Raisa saat ini.
"Terima kasih bu" senang Raisa dengan respon Lala yang mendukungnya.
"Hmm, Raisa, apa Dewa ada meminta lo melakukan hal lain secara pribadi?" tanya Lala yang sudah merasa penasaran dengan yang ada di pikirannya sedari tadi.
Raisa yang mendengar itu terkejut, kenapa Lala menanyakan tentang suaminya seperti itu kepadanya. "Hal lain? Dia ngga pernah meminta apa pun" cepat Raisa memberi jawaban ke Lala.
"Gue rasa kemarin gue menlihat kalian di pertemuan terpisah beberapa hari lalu" Lala mencoba mengingatkan kejadian yang waktu itu dia lihat.
Terlihat gugup, Raisa pun memberitahu kalau memang tidak ada hal lain yang ia dan Dewa lakukan saat itu selain membahas perkerjaan. Lala yang tidak ingin membuat Raisa salah paham dan merasa tertuduh pun memilih untuk tidak melanjutkan pertanyaan yang seperti itu lagi.
"Gue masuk deluan ya, masih ada beberapa kerjaan yang harus gue kerjakan" Raisa bergegas pergi meninggalkan Lala di taman, tetapi ia tidak melihat gelas teh masih di pangkuannya pun ikut terjatuh saat ia akan berdiri dan alhasil teh itu pun tumpah mengenai rok yang saat ini sedang ia gunakan.
"Astaga Sa, lo gapapa?" tanya Lala khawatir karena Raisa ketumpahan teh hangat.
"Gapapa kok La, udah ngga panas juga teh nya, gue ke toilet sebentar ya untuk membersihkan ini" Raisa langsung berjalan menuju toilet meninggalkan Lala.
Lala melihat handphone Raisa yang tertinggal di bangku taman itu, seketika ada rasa penasaran ingin melihat isinya apalagi ia melihat handphone itu dalam keadaan tidak terkunci. Lala pun mengambil handphone itu dengan gemetaran karena di satu sisi ia takut Raisa melihatnya dan di satu sisi lagi ia tidak sanggup kalau harus menemukan bukti kalau Raisa lah yang selama ini menjadi seleingkuhan suaminya seperti dugaannya akhir-akhir ini.
Lala menekan nomor suaminya, ingin tau Raisa menyimpannya dengan nama siapa. Tetapi Raisa profesional dengan menyimpan kontak Dewa dengan nama "Pak Dewa Manajer Tim Manajemen", lanjut ia membuka aplikasi chatting dan mengetikkan nama Pak Dewa di sana, ragu Lala ingin membuka isi chatnya, sebelum akhirnya Raisa terlihat kembali dari toilet dan menghampiri Lala. Lala yang masih memegang handphone Raisa pun merasa gugup tidak enak hati karena lancang mengambil handphone Raisa. Untung saja handphone itu tiba-tiba bergetar menandakan ada panggilan yang masuk. Lantas Lala langsung memberikan handphone itu ke tangan Raisa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Orang Ketiga Dalam Rumah Tangga
RomanceLala mendapatkan pesan dari nomor tidak dikenal, memberitahu bahwasanya suaminya tengah berselingkuh dengan salah satu karyawan yang berada di tim yang sama dengan dirinya. Mulai dari situ Lala berusaha mencari tau satu persatu dan betapa ia sangat...
