GIVE HER PLEASURE

774 45 0
                                        

“Aku merasa mulai gila, Chaeyoung...” Desah Lisa.

Lalisa Manoban, dengan keuangan yang terbatas karena kebangkrutan keluarga dan saat ini tengah mengelola sebuah cafe kecil, mulai merasa stress luar biasa.

Dia merasa tertekan. Namun yang membuat dirinya tertekan bukanlah karena dirinya yang kini memiliki keterbatasan keuangan, memainkan ada satu pelanggan tetap yang menawarkan pinjaman padanya.

Jennie Kim namanya.

Seorang gadis yang umurnya sekitar 5 tahun lebih tua di bandingkan dirinya.

Dan bukan itu masalah yang Lisa hadapi hingga dia merasa stress.

Sudah belakangan ini, Lisa merasa tubuhnya bereaksi setiap apa yang Jennie katakan. Jennie adalah seorang wanita yang cantik, menarik dan siapapun yang melihatnya, pasti dan jelas akan menyukainya.

Dan disini Lisa, menolak apapun yang Jennie tawarkan. Bahkan godaan yang terkadang Jennie perlihatkan secara terang-terangan, Lisa berusaha untuk menolaknya.

Karena dia merasa tidak pantas. Jennie adalah seorang pengusaha. Entah kenapa, dia menawarkan bantuan untuk cafe kecil Lisa.

Dan parahnya, kenapa juga Jennie harus menggoda seseorang yang tidak memiliki apapun seperti dirinya? Lisa sama sekali tidak mengerti.

“Kau tahu apa? Kau harus rileks, Lisa. Kau terlalu memikirkan segalanya secara berlebihan. Ayolah, ada seorang wanita kaya raya yang mendekatimu dan kau malah menolak?”

Lisa hanya bisa menghela nafas panjang. Jika dia tidak memikirkan segalanya, mungkin dia dengan mudah menerima godaan Jennie begitu saja.

“Terlalu berlebihan, Chaeyoung. Maksudku, bagaimana jika dia tidak hanya sekedar menggoda. Bagaimana jika dia serius mendekatiku?”

“Itu lebih baik. Kau selalu ingin memiliki hubungan yang serius.”

“Itu dulu.” Bantah Lisa. “Sekarang bukan itu fokusku.”

“Dan Jennie mengerti itu. Lihat? Jennie mencoba membantumu dengan bisnis cafemu menggunakan uang pribadinya. Dia tidak berusaha merebut cafe menjadi atas namanya. Dia benar-benar jatuh cinta padamu, Lisa...”

Lisa sejujurnya tidak mau terlalu percaya diri tetapi sempat terlintas dalam benaknya, apakah Jennie membantunya karena memang, Jennie memiliki perasaan yang serius pada dirinya?

“Ini membuatku kewalahan.” Kata Lisa.

“Apa sih yang sebenarnya membuatmu meragukan ini?” Tanya Chaeyoung, menatap Lisa tak mengerti.

“Karena aku tidak mengenal Jennie secara pribadi. Aku tidak tahu apa sebenarnya yang dia pikirkan hingga ingin membantuku dan aku tidak tahu...”

“Sudahlah... kau benar-benar terlalu banyak berpikir. Kau tahu apa? Jika Jennie serius pada semua ini, seharusnya kau bersyukur, Lisa...”

Lisa tidak bisa mengatakan apapun karena dia memang merasa bersyukur sejak awal.

Namun entah bagaimana, dia merasa sulit untuk mempercayai wanita itu. Karena bagaimana mungkin ada orang yang menawarkan bantuan padahal mereka tidak mengenal satu sama lain?

Iya kan?

*
*
*

“Aku mau kopi dengan pesanan seperti biasa.”

Lisa terdiam saat mendengar suara lembut nan indah dari belakang.

Itu adalah Jennie, pelanggan yang biasanya datang di setiap pagi. Wanita itu biasa berjam-jam disana bahkan hingga siang hari.

JENLISA ONESHOOT (GIP)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang