Lalisa Manoban tidak pandai bersosialisasi.
Pindah ke Korea di umurnya yang menginjak 17 tahun tidaklah mudah. Memiliki kendala dengan bahasa, Lisa berusaha untuk mencari teman.
Tidak mudah. Terutama karena Lisa berasal dari Thailand, Lisa mendapatkan tatapan aneh dari orang-orang setiap dia melewati mereka.
Lisa mencoba untuk tidak tersinggung. Dia belajar bahasa Korea sebisa mungkin, setiap hari bahkan ketika dirinya sedang ada di rumah.
Salah satu yang memberi tatapan aneh pada Lisa hingga membuat Lisa merasa kurang nyaman, adalah seorang gadis yang cukup terkenal di Sekolah.
Lisa langsung tahu namanya Jennie Kim. Karena siapa yang tidak tahu Jennie? Semua orang mengenalnya.
Termasuk Lisa.
Lisa tidak berani berteman dengan Jennie karena orang-orang yang berteman dengan Jennie adalah orang-orang yang terkenal.
Jisoo adalah salah satu orang yang juga terkenal di Sekolah. Maka, Lisa tidak tahu alasan kenapa Jisoo tiba-tiba saja duduk di hadapannya. Karena biasanya, Jisoo akan duduk bersama Jennie dan teman-temannya yang lain.
“Lalisa Manoban, kan?” Kata Jisoo, memanggil.
“Ya, itu aku.” Jawab Lisa, menatap Jisoo. Ingin tahu kenapa Jisoo duduk di hadapannya.
“Bagus. Aku ingin kau duduk dengan teman-temanku disana.” Jisoo menunjuk pada sekelompok orang.
Salah satunya, ada Jennie yang ternyata sedang melihat ke arahnya. Kenapa?
“Aku... tidak berpikir itu adalah ide yang baik. Sebenarnya, aku baik-baik saja sendirian disini.” Ungkap Lisa.
“Yah, tapi Jennie ingin kau duduk bersamanya. Jadi lebih baik mengikutinya saja daripada menolak.”
Jennie mau dirinya duduk bersama? Tapi kenapa tiba-tiba?
Lisa sudah pindah ke sekolah selama 6 bulan dan Lisa selalu sendirian. Setelah 6 bulan, kenapa Jennie tiba-tiba mau Lisa duduk bersamanya?
“Sepertinya tidak usah. Aku duduk disini saja.” Kata Lisa. Bukan apa-apa. Dirinya sungkan karena dia tidak pernah berteman dengan orang terkenal.
“Jadi, kau menolak untuk duduk bersama Jennie?” Tanya Jisoo, mengerutkan kening. “Ini Jennie Kim yang sedang dibicarakan. Kau sadar itu?”
“Aku tahu siapa Jennie. Aku bahkan tahu siapa kau, Jisoo. Tapi sepertinya demi kenyamanan bersama, aku duduk sendiri saja. Maafkan aku.”
Lisa membungkuk pada Jisoo dengan sopan sebelum dia pergi meninggalkan Jisoo begitu saja.
*
*
*
“Lisa menolak?” Tanya Chaeyoung, si pemilik rambut pirang itu tak percaya.
Tak pernah ada yang menolak ajakan Jennie Kim untuk duduk bersama.
Jennie sudah 2 bulan belakangan ini memperhatikan si anak baru yang selalu sendirian itu.
Namun karena gengsi dan kepopuleran yang dimilikinya, membuat Jennie enggan mendekat pada Lisa terlebih dahulu. Jadi, dia menyuruh Jisoo.
Tapi dia tak menyangka jika Lisa menolak dan lebih memilih untuk duduk sendiri.
“Mungkin harus kau sendiri yang mendekatinya.” Saran Jisoo.
“Menurutmu begitu?” Jennie menatap Jisoo dengan ragu.
“Aku setuju. Siapa tahu kalau kau yang menawarkan, Lisa akan menerima.” Kata Somi.
KAMU SEDANG MEMBACA
JENLISA ONESHOOT (GIP)
Fanfiction(21+)INI ADALAH SEKUMPULAN ONESHOOT JENLISA YANG BISA KALIAN BACA SELENGKAPNYA DI KARYAKARSA. DI WATTPAD AKU HANYA POSTING SEBAGIAN BAB SAJA TIDAK BERUPA BAB LENGKAP. UPLOAD SEMINGGU SEKALI.
