HARD TO CHANGE

758 25 0
                                        

Lisa membaringkan tubuhnya di tempat tidur. Dia merasa terkuras. Seluruh energinya sungguh terkuras, sementara dia sebenarnya tidak melakukan apapun.

Lisa...

Berasal dari sebuah keluarga yang dibilang kaya raya. Namun, memilih untuk tidak menjadi seorang pengusaha.

Ayahnya adalah seorang pengusaha besar yang memaksakan anaknya menjadi orang yang sama dan ibunya... tentu saja memiliki pemikiran yang sama.

Tapi sayangnya, Lisa tidak pernah tertarik dengan hal seperti itu. Alih-alih menjadi seorang pengusaha, Lisa adalah seorang wanita muda yang boros dan menghamburkan uang.

Dia berpesta kesana sini, tidur dengan banyak wanita, mabuk, mengendarai motor dengan ugal-ugalan di malam hari.

Tidak ada wanita yang menetap dalam hidupnya sampai pada suatu malam, Lisa mendapati ada seorang wanita yang melihat dirinya sedang melakukan seks dengan wanita lain.

Pada mulanya, Lisa heran saat wanita itu menatapnya dengan pandangan terluka seolah dia sudah teramat menyakitinya.

Sampai kemudian Lisa tahu siapa wanita itu dan segala sesuatunya berubah.

Lisa yang sudah tergila-gila akan seks, tidak lagi melakukan seks dengan bebas. Dia mengurangi minum dan pesta dan meskipun enggan, Lisa pada akhirnya melakukan terapi.

Jennie Kim namanya. Wanita yang menjadi cinta di masa kecilnya. Ya, konyol memang tapi mereka pernah berjanji bahwa suatu saat ketika dewasa nanti, mereka berjanji akan mencintai satu sama lain dalam keadaan serius.

Sementara Lisa melakukan seks bebas di setiap malam, Jennie tidak seperti itu dan itulah yang membuat Jennie menjauh, berlari dan Lisa tidak bisa meluluhkan hati Jennie.

Jennie sudah terlanjur kecewa karena Lisa sudah menghancurkan segalanya. Lisa tidak menepati janjinya dan segalanya telah kacau berantakan.

“Apakah terapimu baik-baik saja?”

Lisa membuka mata saat melihat kakak kembarnya, Chaeyoung yang perlahan melangkah ke arahnya.

“Ya.” Jawab Lisa singkat.

“Bagaimana dengan Jennie? Apakah... kau sudah bertemu dengannya lagi?”

Lisa mengangguk.

“Aku bertemu dengannya di taman. Dia sedang sendirian. Dia selalu penyendiri dan wajahnya... sangat sedih ketika aku melihatnya tadi.” Kata Lisa.

Mengingat kembali ekspresi Jennie, hati Lisa teriris. Jennie tampak tidak bersemangat dan tidak banyak berbicara.

“Kau sudah bilang kalau kau melakukan terapi demi mengubah sikapmu dan kecanduanmu dari seks dan alkohol?” Tanya Chaeyoung lagi.

Lisa menggelengkan kepala.

“Bagaimana bisa aku membicarakan hal berat seperti itu. Sementara Jennie saja tidak mau bicara denganku. Menatap mataku saja, dia tidak mau.”

“Coba lagi.” Kata Chaeyoung. “Seorang wanita sangat suka jika kau sudah berusaha. Seperti, dia sangat suka jika ada seseorang yang berjuang untuknya. Jangan menyerah, tunjukkan saja kalau kau serius padanya.”

“Aku sedang berusaha, Chaeyoung. Aku hanya... bagaimana jika dia tidak bisa menerimaku sebagai cintanya dan memilih untuk melupakan segalanya?”

“Melihat dari reaksinya, aku yakin perasaannya padamu tidak sedangkal itu.”

Lisa menghela nafas panjang. Jika saja waktu bisa diulang, Lisa berharap jika dia tidak melakukan semua itu.

Merasa kesepian karena orang tuanya yang sibuk dan menekan dirinya, Lisa pergi ke bar. Sayangnya, sejak mengenal seks bebas dan alkohol, Lisa melakukan itu setiap hari hingga dia merasa kecanduan.

JENLISA ONESHOOT (GIP)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang