Suara berita di TV yang memunculkan salah satu berita di kota besar itu telah membuat seluruh tubuh seorang gadis merinding. Jennie Kim namanya.
Satu pembunuhan terkejam yang pernah Jennie dengar. Dengan tubuh di mutilasi, semua kuku terlepas, serta tanpa mata dan lidah yang hilang entah kemana.
Jennie benar-benar merinding. Itu adalah kasus pembunuhan yang satu minggu ini menjadi berita hangat, dibicarakan oleh semua orang. Anehnya, tak ada satu pun orang yang mengetahui siapa pembunuhnya. Polisi sampai sekarang belum berhasil melacak siapa pembunuh sebenarnya.
Sungguh gila, bukan?
“Kau pasti sangat bersyukur bukan?”
Suara Chaeyoung, salah satu rekan kerjanya bersuara dari samping.
Mereka bekerja di salah satu restoran kecil saat itu. Demi mencari penghasilan, apapun keduanya lakukan meski harus bekerja di restoran kecil yang upahnya tak seberapa.
“Kenapa?”
“Orang yang baru saja di beritakan itu namanya Taehyung.”
Apa? Jennie menoleh cepat pada Chaeyoung, meminta konfirmasi. Itu tidak mungkin! Chaeyoung mengangguk.
Taehyung adalah pria paling brengsek yang pernah Jennie ketahui. Kenapa brengsek? Karena pria itu sering melakukan pelecehan pada Jennie.
Salah satu pelanggan tetap restoran tersebut. Umurnya baru 19 tahun. Dia baru saja lulus sekolah SMA dan tak melanjutkan kuliah. Alih-alih sekolah, pria itu malah sering mengganggu wanita dan salah satunya adalah Jennie.
Masalahnya, Taehyung bukan hanya mengganggunya namun juga mulai melakukan pelecehan. Terakhir Jennie bertemu pria itu, Taehyung bahkan menyentuh pantatnya!
Jennie hanya tak menyangka bahwa Taehyung tak lagi terlihat karena pria itu di bunuh secara brutal oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.
“Tapi bukankah itu sangat keji?” Tanya Jennie. “Seperti, bagaimana orang bisa membunuh seperti itu?”
“Dia pantas mati seperti itu jika boleh jujur.”
“Kenapa kalian mengobrol?!”
Jennie maupun Chaeyoung menoleh pada Taeyang, bos pemilik restoran yang baru saja berteriak itu.
“Cepat kembali bekerja! Aku tidak akan membayar kalian jika kalian terlihat mengobrol lagi!” Bentak Taeyang.
Jennie menunduk dan langsung mengambil buku catatan. Secara kebetulan, pelanggan baru datang dan Jennie bergegas menghampiri tiga wanita yang baru saja duduk itu.
“Halo, ada yang bisa aku bantu? Mau memesan?” Tanya Jennie dengan sopan.
“Wah, cantik sekali.” Wanita berambut coklat di sampingnya menjilat bibir bawahnya saat menatap Jennie.
Jennie memaksakan senyum, tidak nyaman dengan tindakan itu.
“Jisoo...” Suara wanita berponi di sampingnya menggeram, tampak kesal.
“Apa, Lisa? Dia benar-benar cantik.”
“Diam. Aku akan membunuhmu. Aku bersumpah.” Wanita bernama Lisa masih menggeram.
“Lisa, berhenti. Dan Jisoo, kau juga. Berhenti. Cepatlah pesan sesuatu.” Wanita berambut pirang menoleh pada Jennie, tersenyum meminta maaf dan menyuruh kedua wanita yang saling bicara itu memesan sesuatu.
“Baiklah, Somi.” Gumam Jisoo.
Jisoo lantas menyebutkan menu yang ingin di pesan dan Jennie menuliskannya. Begitu juga dengan Somi. Saat Jennie menatap Lisa, ingin menanyakan apa yang akan wanita itu pesan.
KAMU SEDANG MEMBACA
JENLISA ONESHOOT (GIP)
Fanfiction(21+)INI ADALAH SEKUMPULAN ONESHOOT JENLISA YANG BISA KALIAN BACA SELENGKAPNYA DI KARYAKARSA. DI WATTPAD AKU HANYA POSTING SEBAGIAN BAB SAJA TIDAK BERUPA BAB LENGKAP. UPLOAD SEMINGGU SEKALI.
