“Yang kerja bersamamu saat ini adalah orang yang aku akui, cukup keras.”
Lalisa Manoban, ditunjuk sebagai seorang asisten pribadi untuk bos di sebuah perusahaan besar.
JNK corp adalah perusahaan yang besar dan Lisa akui, sangat sukses.
Lisa baru lulus kuliah dengan nilai yang sangat mengagumkan dan dia kini ingin sekali bekerja di perusahaan besar.
Tak peduli jika bosnya kasar, yang terpenting bagi Lisa adalah bekerja. Bekerja di sebuah perusahaan besar adalah impian bagi siapapun, benar?
Termasuk Lisa yang memang membutuhkan pekerjaan ini untuk hidup. Dia akan melakukan apa saja, demi bertahan untuk bekerja disini.
“Jadi, aku dengar kau baru lulus kuliah dan sangat butuh pekerjaan ini, ya?”
Lisa mengangguk penuh antusias. Sebagai orang yang baru bekerja di kantor dan langsung diterima di sebuah perusahaan besar, tentu saja Lisa sangat bersemangat.
“Aku sangat ingin bekerja di perusahaan besar. Entahlah. Itu seperti mimpiku. Aku ingin melakukannya.” Lisa tersenyum. “Ini kesempatanku untuk bekerja.”
“Bagus. Aku suka sekali dengan semangatmu. Ayo, ini dia. Ruanganmu sekarang.”
“Aku berada di ruangan yang sama dengan bos Kim?”
“Panggil dia Nona Kim saja.” Jelas wanita itu. “Dan ya, tentu saja kau berada di ruangan yang sama dengan Nona Kim. Kau kan asisten pribadinya, Lisa.”
Lisa tersipu malu sebelum dia membiarkan wanita tersebut mengetuk pintu. Dia menunggu perintah dari Nona Kim untuk masuk, sebelum akhirnya dia membuka pintu.
Yang Lisa lihat pertama kali adalah kemewahan.
Ruangan yang Lisa lihat adalah definisi kemewahan yang sebenarnya. Lisa pernah melihat ruangan seperti ini di drama Korea yang dia tonton.
Tapi melihatnya secara langsung?
“Wah...” Gumam Lisa, menatap sekeliling dengan pandangan tak percaya.
Bos barunya itu jelas tidak suka dengan sikap Lisa yang terkesan norak karena wanita itu mengangkat alisnya, seolah mempertanyakan apa yang sedang Lisa lakukan.
“Nona Kim, maafkan aku. Ini adalah Lalisa Manoban dan mulai sekarang, dia akan bekerja denganmu.”
“Dia?”
Kedengarannya, menghina. Lisa mengerutkan kening karena kalau boleh jujur, dia memang tersinggung dengan nada bicara yang terdengar dari Jennie.
Ya, dia memang masih muda. Lalu kenapa? Apakah semua bos selalu merendahkan orang-orang yang muda?
“Dan dia baru lulus sekolah?” Tanya Nona Kim lagi.
“Benar sekali, Nona. Aku yakin—”
“Yang artinya, kau menempatkan orang yang tidak berpengalaman untuk bekerja denganku? Benarkah, Seulgi?” Tanya Nona Kim. Mata kucingnya menatap wanita bernama Seulgi itu dengan tatapan tajam.
“Tidak, Nona Kim. Kau bisa melihatnya. Saat kuliah, dia terbiasa menjadi asisten dosennya. Dia bekerja dengan sangat baik dan cepat.” Jelas Seulgi.
Lisa agak terkejut karena Seulgi tahu tentang hal itu.
Tapi tentu saja, perusahaan JNK adalah perusahaan besar. Tidak mungkin perusahaan ini merekrut orang, tanpa meneliti secara cermat orang-orang yang bekerja dengan mereka.
“Baiklah. Kita lihat saja. Tapi sekali dia melakukan kesalahan di hari pertama, aku tidak mau bekerja dengannya lagi. Mengerti?”
Seulgi menoleh pada Lisa, menyuruh Lisa untuk mengangguk. Lisa sebenarnya tidak senang dengan hal ini. Bosnya itu bersikap cukup kasar padanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
JENLISA ONESHOOT (GIP)
Fanfiction(21+)INI ADALAH SEKUMPULAN ONESHOOT JENLISA YANG BISA KALIAN BACA SELENGKAPNYA DI KARYAKARSA. DI WATTPAD AKU HANYA POSTING SEBAGIAN BAB SAJA TIDAK BERUPA BAB LENGKAP. UPLOAD SEMINGGU SEKALI.
