63. Symphony (AU)

3.3K 329 152
                                        

Lagi suka sama lagunya :(

Note: bacanya pas udah dirumah ya, jangan lagi di tempat umum. Kalau udah di kamar kan enak tuh gaada orang hehe

Siapin tisu jangan lupa :(












And now your song is on repeat
And I'm dancin' on to your heartbeat
And when you're gone, I feel incomplete
So if you want the truth
I just wanna be part of your symphony








"Ayah?" Fani bergumam pelan. Mengguncang tubuh sang Ayah agar bangun. Saat melihat sedikit pergerakan dari Ayahnya, Fani beranjak membuka gorden jendela kamar Ayahnya.

Fajar sedikit mengerjap saat sinar mentari menusuk matanya. Ia bangun sambil mengusap matanya. Menemukan sosok perempuan yang tengah tersenyum manis padanya.

"Ayah, ayo bangun. Nanti Aa' sama Abang mau kesini, sama Koko Jona dan Mas Akbar. Plus Joshua, Rafa dan Atha."

Fajar mengerjap sekali. "Kamu-"

"Fani, Ayah,"

Fajar kemudian balas tersenyum. Memberi kecupan di pipi Fani. "Selamat pagi, Princessnya Ayah,"

"Selamat pagi Ayah, mandi ya, Fani mau lanjutin masak,"

Fajar mengangguk. Beranjak ke kamar mandi sementara Fani kembali ke dapur.

*****

"Hai Fan,"

"Koko Jona!"

"Onty!"

"Hai! Yaampun Onty kangen kalian!" Fani memeluk Joshua, Rafa dan Atha sekaligus.

"Ayah udah bangun Dek?" Tanya Anthony.

"Udah A', lagi mandi,"

"Yaudah kamu ganti baju aja sana, ini biar Aa' sama Akbar yang beresin sisanya."

Fani turun kembali bertepatan dengan Fajar yang keluar dari kamar.

"Kok ramai?"

"Iya udah pada datang, ayo turun Yah,"

Fajar mengernyit saat melihat beberapa orang berkumpul di ruang tengahnya. "Siapa-"

"A' Onik Yah, sama Koko Jona, Bang Reza, Mas Akbar, Nata, Joshua, Rafa, dan Atha," Tunjuk Fani satu persatu.

Fajar tersenyum. "Loh tumben disini semua? Akbar ga ke rumah sakit? Ejak ga terbang?"

"Engga Ayah, Ayah pasti lupa hari ini hari apa,"

"Emang hari apa?"

"Ulang tahun Bunda, Ayah," Jawab Akbar.

Fajar mengerjap. "Ulang tahun Bunda? Loh Bundanya kemana? Lagi keluar ya sama Om Kevin dan Om Ihsan?"

Anak dan menantu Fajar semua saling berpandangan. Akhirnya Anthony angkat suara. "Ayah- Bunda kan udah pergi setahun yang lalu,"

Alfian's FamilieCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang