8. Ditinggal Bunda

6.9K 617 100
                                        

"Mas, Ibu sakit, aku harus pulang ke Jogja,"

"Mas lagi banyak kerjaan Dek, ga bisa ikut,"

"Aku sendiri gapapa, nanti Ejak aku bawa aja ya,"

"Kamu pulang kan mau ngurusin ibu sakit, kalo bawa Ejak ga malah ribet nanti?"

"Trus Ejak di tinggal aja? Repot kamu nanti."

"Onik kan udah gede, bisa aku suruh bantuin jaga Ejak."

"Mas, kamu tau kalo Onik yang jagain malah di jailin, yang ada Onik bikin Ejak nangis terus,"

"Daripada Ejak kamu bawa, trus malah bikin kamu ga fokus jaga Ibu, mending Ejak di rumah aja. Jadi kamu bisa fokus trus cepat pulang lagi."

"Gitu ya? Yaudah deh, aku berangkat besok kalo gitu."

*****

"Onik sama Ejak jangan nakal ya? Nurut kata Ayah, Bunda ga lama kok,"

Mereka lagi di bandara, Rian sibuk membujuk anak-anaknya yang sedari tadi masih memeluknya erat.

"A', dek, Bunda udah mau berangkat, sini sama Ayah,"

"Gamauuu!! Mau ikut Bunda!!"

"Gaboleh A', A' Onik kan mesti sekolah,"

"Ejak mau Bunda!!" Reza memeluk erat leher Rian.

"Gamau, Onik ga mau sekolah!"

"Sayang, pesawatnya Bunda udah mau berangkat, udah ya sini sama Ayah aja," Fajar mengambil paksa Reza dari gendongan Rian, lalu menarik Anthony menjauh. Mengecup kening Rian cepat dan mendorongnya pergi.

"Udah sana, ga usah mikirin anak-anak. Hati-hati ya, kabarin kalau udah sampai."

Rian mengangguk tidak rela. Ia mencium Anthony dan Reza yang masih menangis, lalu mengambil tasnya.

"Hati-hati pulangnya Mas,"

Anthony dan Reza masih menangis sampai Rian tidak terlihat lagi. Dengan susah payah, Fajar menarik tangan Anthony yang tidak mau beranjak.

"A', ayo pulang."

"Bundaa," Rengek Anthony.

"Pulang dulu yuk A', katanya A' Onik anak baik? Tadi Bunda suruh apa?"

"Nurut Ayah,"

"Makanya ayo pulang dulu, kasian dede ini,"

Anthony mengangguk, tangannya menggandeng tangan Fajar menuju parkiran.

*****

"A', dimakan, jangan dimainin,"

Anthony menggeleng. Tangannya terus memainkan sendok diatas nasi tanpa dimakan.

"Udah ada nugget loh, atau mau suapin Ayah?"

"Mau Bunda," Lirih Anthony.

Alfian's FamilieCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang