64. Jonatan dan Papi

3.8K 343 160
                                        

Jonatan 5 tahun.


"Papiii~" Tubuh kecil Jonatan dengan susah payah menggeser pintu ruang kerja Marcus.

"Em?" Sahut Marcus tanpa menoleh.

"Piiiii~" Panggil Jonatan lagi.

"Apa sayang?"

Melihat Papinya cuek, Jonatan mengerucutkan bibirnya. Tangannya memukul keras paha sang Papi lalu berlari keluar sambil menangis. "Mamiiiiiii!!"

Marcus yang sadar akhirnya berlari mengikuti Jonatan turun ke bawah. Lalu melihat putranya sudah berada dalam gendongan sang Mami.

"Jojo kenapa?" Tanya Kevin.

"Papi jahat!" Adunya.

Kevin menatap Marcus dengan galak. Dibalas dengan tatapan maaf oleh Marcus.

"Jo-" Panggil Marcus. Tangannya hendak meraih tubuh Jonatan, tapi ditepis langsung. "Jo, Papi minta maaf,"

Jonatan menggeleng. "Jojo mau sama Mami! Papi jahat!"

"Jo- sayang, Papi minta maaf,"

Jonatan mengeratkan pelukannya pada Kevin. Mainan robot oleh-oleh dari Marcus kemarin yang ditangan langsung dibuang.

"Koh- itu kertasmu ga bakal kemana-mana kalau ditinggal sebentar. Apa susahnya sih main sama Jojo sejam aja? Dia tuh kangen sama kamu, lagian kamu juga, semalem baru sampe udah kertas lagi yang diurusin. Gatau apa suami sama anaknya kangen ditinggal seminggu lebih," Dumel Kevin.

"Maaf Kev- tapi itu deadline nya bentar lagi," Sesal Marcus. "Atau ga gini aja, nanti setelah kerjaan Kokoh itu selesai, kita liburan. Kemana aja yang kamu mau,"

"Ga minat," Cibir Kevin. "Jo, mam eskrim sama Mami yuk,"

Jonatan mengangguk, meninggalkan Marcus ke dapur. Marcus menghela nafas pasrah. Ia mengikuti mereka kemudian duduk dihadapannya.

"Jo- jalan-jalan sama Papi yuk? Jojo mau jajan apa aja Papi turutin deh, atau beli mainan lagi?"

Jonatan melirik sekilas pada Papinya, kemudian memandang sang Mami lekat. Kevin menggeleng, membuat Jonatan bergumam 'ndak mau.'

"Kev, bolehin ya Jojo nya beli mainan lagi? Biar ga ngambek,"

"Gak! Kalau Kokoh biasain Jojo setiap ngambek dibeliin mainan, nanti kebiasaan manja," Jawab Kevin sambil menyuapi Jojo eskrim.

"Trus Kokoh harus apa?"

"Ya pikirlah. Bujuk anak sendiri lagi ngambek kok pake nanya,"

Marcus menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Ngambeknya Jonatan itu sebelas dua belas sama Kevin. Sama-sama keras kepala.

"Jo-"

Jonatan tidak menghiraukan Marcus, memilih sibuk dengan bantal Thomasnya. Kemudian Marcus menyetel TV, mencari channel yang menanyangkan Thomas&Friends. Saat mendengar theme song kesukaannya, Jonatan menoleh. Berjingkrak kesenangan mengikuti irama lagunya.

Alfian's FamilieCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang