🌜25🌛

1.2K 124 8
                                        

Hai guys... 🙋
Khusus hari ini Kang Mantan double update 😀
Gimana-gimana seneng enggak??
Jangan lupa tinggalkan vote and komennya ya. Supaya ngetiknya lebih semangat😁
Happy Reading 🤗🤗🤗

"Ini apa fa? "

"Titipan nya Rindu ma". Jawab Rindu mewakili Syifa.

" Titipan? "Rindu mengangguk. Ia sibuk membuka rantang yang berisi hasil masakan ibu Syifa.

" Titipan segini banyaknya?". Lagi-lagi Rindu mengangguk sambil tersenyum lebar memamerkan gigi-giginya.

" Kamu kok ngerepotin orang sih kak. Masih mending Syifa mau ke sini ".

" Nggak ngerepotin kok tan. Ibu malah seneng waktu Rindu nelpon dan minta di masakin makanan".

"Ya Allah makasih ya sayang". Syifa di peluk oleh ibunya Rindu.
" Sampaikan juga makasih tante buat ibu kamu ya".

"Iya tante".

Rindu menatap penuh minat dengan oleh-oleh yang di bawa Syifa. Rantang hamba berisi makanan itu sudah berjajar rapi di atas meja.

" Mbok Nah, tolong panasin makanan ini ya. Aku mau ke kamar dulu ".

" Iya non".

"Ayo fa kita ke kamar. Kamu mandi dulu. Ma, makanan nya jangan di habisin ya. Masakan nya ibu tuh nggak jauh beda sama masakan nya Syifa. Lebih enak punya ibu dikit". Rindu memberikan peringatan pada ibunya.

" Iya. Mama bukan orang maruk ya, makanan segini banyaknya di habisin sendiri". Omel mama Rindu.

"Oke. Ayo". Rindu membawa tas kecil yang berisi pakaian Syifa. Sebenarnya Syifa sudah di larang membawa pakaian dari rumah karena menurut Rindu, Syifa bisa menggunakan pakaiannya tapi tentu saja Syifa menolak. Ia lebih nyaman menggunakan pakaiannya sendiri.

" Aku kira, elo ke sini sama si mas".

"Enggak. Akang lagi ada urusan yang harus di selesaikan. Besok dia baru ke sini".

Panggilan untuk Rama memang berbeda antara Syifa dan Rindu. Rindu memanggil Rama dengan sebutan mas karena ia adalah orang Jawa sedangkan Syifa memanggil Rama dengan sebutan akang karena Syifa merupakan orang Sunda.

" Hubungan kalian sekarang gimana? " Tanya Rindu. Syifa yang memejamkan matanya karena lelah menoleh. Posisi kedua gadis itu sama-sama berbaring di atas kasur.

"Nggak gimana-gimana". Syifa memejamkan matanya lagi.

" Capek banget ya fa? " Tanya Rindu melihat Syifa memejamkan matanya beberapa kali. Jujur matanya kebas karena melihat jalanan berjam-jam.

"Lumayan. Tau kan kalau naik mobil, waktu tempuhnya jadi kebun jauh".

" Kasihan. Ya udah deh elo mandi terus istirahat. Gue ke bawah dulu. Mau nyicipin masakannya ibu".

"Harus habis loh ya. Ibu masakin itu khusus buat kamu. Dari pagi buta ibu udah sibuk di dapur".

" Wahh....makin semangat gue buat makan". Ucap Rindu bersemangat.

"Gue ke bawah ya. Kalau ada apa-apa panggil aja".

Hmmm

Di bawah ternyata makanan yang Rindu inginkan sudah tersaji di atas meja.

" Wahhh makanan aku udah siap". Rindu bertepuk tangan riang.

"Kamu jangan makan banyak-banyak, nanti bajunya nggak muat". Ucap tantenya Rindu.

" Ya ampun tante, mana mungkin juga aku ngabisin ini semua. Lagipula emangnya nggak pada mau ya? " Rindu menatap orang-orang yang ada di meja makan. Ada mama, kakak, tante, bude dan juga sepupunya Rindu.

KANG MANTANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang