Cahaya sore yang terlihat berwarna jingga masuk kedalam kamar berbau segar itu. Kamar bercat putih dengan suhu ruangan yang pas.
Lengan bersar memeluk erat tubuhnya.
"Huh?!" Sadar ia tertidur dengan orang lain membuat Nana sedikit terlonjak. Ia mengingat terakhir bertemu dengan Jungkook.
"Sayang.."
"Mark?"
"Sudah bangun?"
Nana tak menjawabnya, ia justru memeluk erat Mark yang tidur disampingnya.
Mark berusaha sebisa mungkin menyembunyikan apa yang pernah terjadi dengan Nana.
"Syukurlah.."
"Mark. Bukankah aku bersama.."
"Hust... dia menyakitimu kan.. jangan dibahas ya"
"Tapi bagaimana bisa aku disini sekarang?"
"Kami merebutmu dari Jungkook"
"Jaehyun, Jeno dan Lucas?"
"Sedang mengurusnya, sudah lupakan. Yang penting sekarang ada kami disini"
Mark mengusap lembut punggung Nana, ia juga mengecupi pucuk kepala Nana.
Nana memeluk Mark sangat erat, seolah ia melepaskan ketakutannya yang terjadi tadi malam.
"Aku pusing"
"Ini efek dari bius sayang"
"Tapi kenapa dia mau menculikku?"
"Obsesi"
"Hah?"
"Makannya jangan cantik-cantik ya" Mark mengusak hidungnya ke hidung Nana yang mendongak menatapnya.
Mark hanya berusaha membuat Nana tenang.
Saling memeluk meluapkan isi hati mereka. Nana mencoba menghirup aroma segar dari tubuh Mark yang menenangkannya.
Nana mendongak setelah mencium leher Mark.
"Kenapa?"
"Tidak apa" Nana hanya menatap mata Mark.
Mark mulai menarik pinggang Nana untuk mendekat pada dirinya.
Perlahan Mark mendekatkan wajah mereka dan menepis jarak.
Ciuman lembut Mark membuat Nana memejamkan matanya. Tangan Mark mengusap lembut paha Nana. Perempuan muda itu hanya mengunakan sweeter besar dan celana dalam saja.
Mark menyikapnya naik dan mengusap lembut paha Nana.
Rangsangan dari Mark membuat Nana menjambak rambut lelaki itu yang entah sejak kapan sudah menindih tubuhnya. Ciuman lembut berubah menjadi menuntut.
Mark mengusap lembut perut Nana yang rata dan melepas sweeter putih itu.
Lelaki itu melepas tautan bibir sementara dan membiarkan kekasihnya menghirup udara sebanyak-banyaknya.
Ia mengecupi tubuh Nana yang sangat bagus. Mark membuat banyak tanda disana termasuk menghilangkan tanda bekas Jungkook.
Nana sendiri sudah mengelinjing kegelian.
"Sempurna"
Ucap Mark sambil melepaskan kaos hitamnya dan celana santainya. Sama-sama setengah telanjang.
Kembali dengan ciuman panas, kini Nana mendominasi ciuman itu. Mark mulai melepas celana dalam Nana dan bra sport itu. Ia juga melepaskan celananya sendiri.
Mark menurunkan ciumannya kembali ke dagu Nana lalu turun ke leher.
Tangan Nana ia tuntun untuk mengalung kelehernya.
Mark kembali memberi banyak tanda dan tangannya sibuk meremas payudara Nana.
Nana lebih memilih memejamkan matanya dan meremas pundak Mark.
"Mark.." leguhan Nana saat lelaki itu turun dan melumat dada Nana.
Perasaan yang sama seperti saat ia bersama Jeno membuat hati Nana berantakan.
Saat Mark memainkan payudara Nana dengan mulutnya, tangannya terus mengusap milik Nana dan bagian paha dalam.
Jari-jarinya ia masukkan dan ternyata Nana sudah sangat basah.
Mark menyeringai kecil. Sentuhannya sudah membuat Nana melepaskan nikmatnya.
"Babe, are you ready to the next?"
Nana mengangguk dan membawa Mark kembali dalam ciuman.
Lelaki itu berusaha memasukan miliknya.
"Mmhh" leguhan mereka berdua saat berhasil bersatu dalam tautan panas.
Mark memandang Nana yang berada dibawahnya, ia bangga sekarang memiliki kekasih yang sempurna.
"Aku bergerak?"
"Hemm" Nana mengangguk saat ia sudah menerima milik Mark didalam dirinya.
Mark bergerak dengan lembut dan menyembunyikan wajahnya dileher Nana sekaligus mengecupi leher itu.
"Babyy, you are too perfect for us" bisiknya membuat Nana semakin memeluk erat leher Mark.
Nana benar-benar kacau dibuat Mark.
***
"Mark yang kedua, lalu aku keberapa?" Ucap Lucas didepan kamar Jeno dengan kedua saudaranya.
"Aku juga belum" Jaehyun sedikit terpancing mendengar percakapan panas Mark dan Nana didalam kamar.
"Tapi kamarku yang dipakai" Jeno sedikit kesal, kamarnya digunakan Mark untuk seks.
"Hahaha" Lucas dan Jaehyun baru menyadarinya, mereka tak henti menertawai Jeno.
Kamarnya bau penyatuan yang dilakukan Mark dan Nana.
"Salahkan Sunghoon yang mengendong Nana dan memilih kamarmu"
TBC
Cie malming baca ginian :))
KAMU SEDANG MEMBACA
My Baby
Kurzgeschichten2jae/nomin/markmin/lujaem GS‼️ Kehidupan yang telah mengubahnya menjadi gadis kejam lalu bertemu empat lelaki yang berhasil menyembuhkan dirinya. GS!🔞 Jaemin harem *2jae *Nomin *Markmin *LuJaem Started : 12/03/2022 Ended : 29/05/2022
