Chapter 2406 - Orang Asing di Matanya

6 4 3
                                        

Shinichi memperlihatkan beberapa sertifikasi kepada Shinobu yang sedang menunggu kedatangan dirinya, "Ibunda!"

Shinobu tersenyum begitu lebar ketika melihat putranya menerima banyak sekali prestasi yang dia dapatkan melalui perjuangannya selama ini dengan belajar lagi dan lagi.

"Selamat, Shinichi~ sepertinya setiap tahun kamu akan selalu memberi Ibu prestasi yang baru ya." Shinobu mengusap kepala Shinichi lalu ia mengambil sertifikat itu.

"Lihat! Apakah kamu tidak ingin menjadi putra dari Shinobu Koneko?!"

Terdengar suara seorang wanita yang begitu keras dimana Shinichi dan Shinobu langsung melirik ke arahnya, terlihat seorang Ibu yang sedang memarahi anaknya karena tidak pernah mendapatkan apapun untuk bisa dibanggakan.

Dirinya mulai membandingkan anaknya dengan Shinichi yang selalu saja menjadi yang terbaik dalam segala bidang hingga bisa menerima berbagai macam penghargaan serta sertifikat yang berbeda.

Shinobu terdiam melihat Ibu itu mengasuh dengan cara yang sangat salah, dia langsung menarik lengan Shinichi lalu melangkah pergi meninggalkan akademi itu.

"Ibunda, apakah memperbandingkan itu sebenernya salah...?"

"Tergantung juga... tetapi Ibunda tidak ingin membandingkan dirimu dengan siapapun."

"Cukup jadi dirimu sendiri saja, itu sudah cukup dengan keinginan Ibu sendiri." Jawab Shinobu.

"Selama Shinichi merasa senang melakukannya, kenapa tidak terus melanjutkannya sampai ke titik semaksimal mungkin."

"Ibu hanya tidak suka memaksakan kehendakkan seseorang sampai harus menjatuhkan dirinya secara tidak langsung."

Shinichi memegang erat tangan Shinobu, "Aku tidak yakin jika diriku bisa melakukannya sendirian..."

Shinobu berhenti melangkah lalu ia melirik ke arah Shinichi, "Kamu pasti bisa, lagi pula Ibu akan selalu memberikan dukungan penuh atas segala pilihan yang kamu mau."

Keduanya memutuskan untuk duduk di kursi taman dimana Shinichi menerima sebuah es krim yang dibelikan oleh Shinobu sebagai apresiasi kecil.

"Ibunda... apakah Ibunda juga selalu melakukan hal yang sama denganku sekarang?" Tanya Shinichi yang terlihat penasaran.

Shinobu tersenyum pahit, "Ibu tidak memiliki waktu untuk mengikuti pembelajaran seperti itu."

"Jadi Ibu tak pernah mengikuti apapun..."

"Begitu ya... tetapi Ibunda sangat hebat, aku bisa seperti ini karena ucapan Ibunda." Shinichi mulai bersandar pada Shinobu selagi menikmati es krimnya itu.

Shinobu mengusap kepala Shinichi selagi memperlihatkan senyuman lembutnya itu, "Yang paling penting adalah Shinichi merasa puas, itu sudah cukup."

"Walaupun Ibunda tidak bisa melakukan apa yang sedang kamu lakukan saat ini, setidaknya Ibu sudah mempunyai gambarannya seperti apa."

"Terima kasih karena sudah mau berjuang keras ya."

"Mm. Semua ini demi Ibunda!" Seru Shinichi yang mulai mengangkat kedua lengannya.

Shinobu terkekeh, "Shinichi."

"Iya, Ibunda...?"

"Sebentar lagi kamu akan beranjak remaja, dan pada suatu saat nanti kedewasaan juga akan kamu alami."

"Mulai dari sekarang, Ibu ingin kamu bisa memilih jalan kehidupanmu sendiri tanpa tuntunan apapun dari Ibu."

"Ibu tidak bisa selalu ada di samping dirimu, tetapi tentunya Ibu akan selalu memperhatikan dari tempat mana pun itu."

Yuusuatouri: Founder IIICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang