Bagian 43 (Season 2)

4K 498 15
                                    

Aldrean keluar dari kamar Hana dengan ekspresi yang terlihat buruk. Wajahnya pucat dan ada kerutan samar di antara kedua alisnya. Aldrean melangkah dengan gontai.

Begitu kehadiran Aldrean terlihat di mata Adam, Adam langsung berdiri dari duduknya dan bergerak menghampiri Aldrean yang terlihat tidak baik-baik saja.

"Kenapa?" Tanya Adam. Walau nada suaranya datar tapi jauh di dalam hatinya dia merasa khawatir pada Aldrean.

Pikiran Aldrean sedang tidak berada di tempatnya. Dia kacau saat ini. Setelah mendengar pengakuan Hana yang mengejutkan, ada beberapa ingatan baru dari pemilik tubuh asli yang masuk ke dalam kepalanya.

Kepalanya sakit tapi hatinya bahkan jauh lebih sakit.

Itu mungkin bukan perasaan aslinya melainkan perasaan asli dari tubuh yang saat ini ditempatinya. Aldrean merasa cukup kasihan dengan pemilik tubuh asli karena ternyata jalan kehidupan pemilik tubuh asli itu menyedihkan.

Pemilik tubuh asli menyayangi Rio, walau pun Rio sering melukainya tapi dia tetap menyayanginya.

Kemudian, pemilik tubuh asli akhirnya mengetahui fakta jika Rio bukan ayah kandungnya tepat setelah tubuh pria itu menjadi terbujur kaku di depan matanya.

Membuat pemilik tubuh asli yang bahkan baru berusia delapan tahun memahami apa itu rasa sakit ditinggalkan dan rasa sedih karena merasa bersalah.

Saat pemakaman Rio dan Hera, orang tua Rio datang dan langsung menyalahkan pemilik tubuh asli dengan menyebutnya anak haram pembawa sial.

Rio dan Hera mengalami kecelakaan mobil tunggal. Menurut keterangan polisi mobil yang keduanya kendarai mengalami rem blong dan membuat mobil itu berakhir terjatuh ke jurang.

Seharusnya hari itu pemilik tubuh asli berada di mobil yang sama dengan kedua orang tuanya.

Rencana Rio pada awalnya adalah ingin membawa keluarga kecilnya ke pantai untuk jalan-jalan sekaligus permintaan maafnya pada pemilik tubuh asli karena melupakan hari ulang tahunnya.

Karena terlalu sibuk dengan pekerjaan Rio melupakan ulang tahun pemilik tubuh asli dan berakhir melewatkan harinya. Rio sangat menyesal dan memutuskan untuk menebusnya dengan ingin membawa pemilik tubuh asli ke pantai.

Tapi Hera menolak keras rencana Rio dan bahkan mendiami suaminya itu hingga membuat Rio menjadi serba salah.

Rio itu sangat mencintai Hera dan dia tidak bisa melihat Hera mendiaminya karena itu walaupun terpaksa dan dengan sangat menyesal, Rio membatalkan niatnya untuk membawa pemilik tubuh asli ke pantai. Sebagai gantinya dia hanya mengajak Hera berjalan-jalan berdua guna membujuk wanita itu.

Jadi pada akhirnya hari itu pemilik tubuh asli ditinggalkan sendiri di rumahnya.

Kemudian kecelakaan itu justru terjadi.

Kerutan dikening Aldrean semakin bertambah seiring bertambahnya informasi yang masuk ke dalam kepalanya.

Kenyataannya pemilik tubuh asli sudah mengetahui fakta jika Rio bukan ayah kandungnya sejak lama tapi, dia tidak pernah mencoba mencari tahu atau bertanya tentang kebenarannya pada orang dewasa.

Hari ini Aldrean akhirnya mengetahui jika fakta itu memang kebenaran.

Rio bukanlah ayah biologis Aldrean.

Ayah biologis Aldrean yang sebenarnya adalah... tatapan Aldrean jatuh pada Adam, dia menatap sepasang manik gelap lawannya itu dengan emosi yang berkecamuk di dalam hatinya.

Wijaya.

Aldrean tidak menyangka jika tubuhnya benar-benar memiliki ikatan dengan keluarga itu.

Dia harus apa sekarang?

ZEROTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang