Bagian 36 (Season 2)

5.1K 565 15
                                    

Lukein Sing. Tidak ada orang yang tidak mengenalnya di dunia bisnis. Pemuda 26 tahun itu masih betah melajang walau pun ada lebih dari seribu gadis yang mengantre untuknya.

Untuk pertama kalinya pemuda itu terlihat berjalan bersama dengan seorang gadis yang tampilannya terlihat familiar bagi semua orang.

Gadis cantik dengan surai pirang panjang yang tergerai indah itu adalah Mariana Gilbert. Seorang model internasional yang wajahnya selalu terpampang di majalah-majalah kelas atas dunia.

Bukan hanya karena paras cantiknya, Mariana juga terkenal dengan sejuta prestasi membanggakan yang telah diraihnya dalam dunia fashion dan modeling.

Sungguh pemandangan yang tidak terduga melihat kedua orang terkenal itu saat ini berjalan berdampingan bersama di pesta milik Keluarga Liu.

Seketika semua tamu yang hadir yang mengenal kedua orang itu merasa Keluarga Liu sangat beruntung.

Siapa yang tidak tahu jika kedua orang itu begitu sulit untuk ditemui dan bahkan jika siapa pun berusaha mengundang mereka belum tentu kedua orang itu akan bersedia untuk hadir.

Tidak hanya mampu mendatangkan salah satunya tapi Keluarga Liu mampu membuat keduanya datang bersama-sama, itu hal yang bisa dianggap membanggakan bagi Keluarga Liu.

Alexander dan Tiffany selalu Tuan dan Nyonya Keluarga Liu dengan senyuman sumringah menyambut keduanya dengan tangan terbuka. Sungguh keduanya tidak menyangka jika orang sibuk seperti Lukein Sing yang biasanya absen walau pun telah diberi undangan dalam pesta besar akan datang di acara pesta ulang tahun kecil putra mereka.

"Tuan Sing, senang melihat anda." Sapa Alexander dengan senyuman ramahnya. "Dan, Nona Gilbert, saya tidak menyangka anda juga ada di negara ini."

Awalnya Alexander hanya memberi undangan pada pemuda di depannya tapi dia sungguh tidak menduga akan menerima kejutan di mana pemuda itu akan datang dengan membawa orang yang tidak terduga. Mariana Gilbert.

Alexander tentu sangat mengenal Mariana dan mereka juga pernah sekali bekerja sama untuk model iklan produk milik Alexander. Dan Tiffany, sebagai orang yang sama-sama menggeluti dunia fashion wanita itu tentu mengenal baik gadis di depannya.

"Selamat malam, Nyonya Liu." Sapa Mary dengan nada sopan yang biasa dia gunakan kepada seniornya.

Walau pun status Mary tidak lebih rendah dari pada Tiffany tapi melihat dari usia mereka membuat Mary merasa jika sudah seharusnya dia memberikan sopan santun pada yang lebih tua.

"Selamat malam juga, Nona Gilbert. Saya sering mendengar anda dari suami saya, anda terlihat menakjubkan dilihat secara langsung."

"Anda sangat berlebihan Nyonya. Justru saya merasa sangat beruntung karena bisa bertemu dengan Nyonya Liu sang pemilik THFashion secara langsung."

Keduanya memiliki senyum masing-masing di wajah mereka.

"Nona Gilbert apa anda keberatan untuk ikut dengan saya bertemu yang lain?" Tanya Tiffany.

"Tentu, Nyonya Liu."

Setelah keduanya menjauh, Alexander kembali berbicara pada Kei. "Biarkan para wanita berbicara. Bagaimana jika saya mengajak Tuan Sing untuk berkeliling sebentar? Saya akan mengenalkan anda pada putra saya."

"Oh kebetulan sekali saya memang ingin bertemu dengan pewaris Liusen yang digadang-gadang sangat menjanjikan itu."

"Haha... anda berlebihan, Tuan. Putra saya masih banyak kekurangan jika dibandingkan dengan anda."

Kei hanya tersenyum.

Kedua orang itu berjalan menuju tengah pesta di mana Deon terlihat sibuk dengan teman-teman sebayanya. Walau pun wajah Deon penuh dengan ekspresi datar, pemuda itu akan tetap menanggapi orang-orang yang mencoba berbicara kepadanya.

ZEROTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang