Suara dering ponsel membuat Aldrean mengalihkan pandangannya pada pria di sampingnya, hanya sekilas, sebelum dia kembali menikmati pemandangan di luar jendela mobil.
"Iya tuan. Kami sudah dekat."
"Iya, sebentar lagi juga sampai..."
Aldrean mengabaikan suara pria di sampingnya yang sedang berbicara dengan telepon.
Seperti perkataan pria itu mereka sudah dekat dengan tujuan.
Kediaman Wijaya terletak kurang lebih sekitar 4 km lagi dari lampu merah.
Saat ini barisan mobil yang tertahan di depan lampu merah cukup panjang, ada lima sampai enam mobil termasuk mobil yang Aldrean tumpangi.
Aldrean melihat lampu yang masih berwarna merah dan hitungan detik yang mundur, 10... 9... 8...
Bulu mata panjang di bawah kelopak matanya berkedip dengan ringan bertepatan dengan warna lampu berubah hijau.
Mobil yang berhenti baru mulai melaju saat sebuah klakson dari jalan di sebelah kiri berbunyi dengan nyaring.
Ttiiiiiiiiitttt
Tttiiiiiiiiiitttt
Semua mata di tempat kejadian otomatis teralih pada sebuah truk berat yang terlihat melaju kencang tanpa mempedulikan kondisi jalan di depan.
Sekali lihat semua orang bisa tahu jika truk itu bermasalah.
Waktu berjalan dengan cepat dan hanya membutuhkan beberapa detik untuk truk itu menghasilkan suara menghantam yang kuat.
Semenit kemudian, mobil hitam mewah yang sebelumnya sudah kehilangan kemewahannya.
Sisi kiri mobil itu menerima hantaman paling kuat dan badan mobilnya sudah tidak terbentuk lagi.
Aspal hitam jalan telah diwarnai dengan warna merah.
___
Kemudian hari itu berita siaran pada siang hari ramai meliput seputar kejadian kecelakaan di depan lampu merah. Truk dengan rem blong yang melaju dari jalur sebelah kiri jalan adalah penyebab utama kecelakaan.
Kecelakaan parah yang terjadi menyebabkan tiga buah mobil dan lima unit kendaraan bermotor yang berada di tempat kejadian mengalami kerusakan.
Ada dua puluh lima korban. Semua korban telah di bawa ke rumah sakit terdekat untuk menerima perawatan.
Selain mereka yang menerima luka patah tulang ringan atau hanya sekedar lecet-lecet dan memar, lima orang menerima luka parah, satu orang dinyatakan koma dan satu orang lagi dinyatakan meninggal dunia.
Seorang remaja berinisial AD dinyatakan tewas ditempat.
___
Di sebuah ruangan remang-remang, suara pukulan demi pukulan terdengar mengudara.
Tidak ada rintihan atau suara kesakitan lainnya, seolah si penerima hanya merelakan tubuhnya menjadi samsak tinju orang lain.
Bugh.
Pukulan terakhir itu membuat tubuh si penerima terhuyung mundur dan tidak bisa lagi menstabilkan posisi berdirinya.
Alan Wijaya.
Saat cahaya lampu remang-remang menyorot wajahnya dalam kegelapan, pria itu memiliki ekspresi keras di wajahnya. Otot-otot di wajah dan sekitar lehernya tertarik kuat dan tampak menonjol membuat figure nya yang selalu diselimuti aura dingin dan kejam itu meningkat dua kali lipat.
Tidak ada lagi kemaja dan jas yang licin ditubuhnya, semua pakaian mahal yang pria itu kenakan saat ini sudah kusut bahkan ujung lengan kemeja putihnya sudah ternoda bercak darah.
KAMU SEDANG MEMBACA
ZERO
Fiksi RemajaDia Zero. Sosok spesial yang akan hadir setelah kematian seseorang. [Selesai]
