Di tepian kota kecil yang selalu diserbu asap kendaraan
Perjalanan sudah berada di ujung
Halte bus yang menjadi tempat persinggahan; aku sudah siap menghantar pergimu yang lain, lebih dari ini
Tempat saksi bisu atas pandangan mata kita
Melekat lebih dalam menjurus tanpa rajam
Yang tertangkap justru kelabu
Sore ini
Sesak menghambur di sepanjang jalan Jenderal Sudirman
Perlahan-lahan pelukan semakin erat tanpa rela merenggangkan
Dengan riasan wajah yang sudah luntur akan air mata
Terpaksa kau menjemput lambaian kondektur
Kenapa pusaran waktu tak segera menarikmu dari bis itu?
15 menit hilang terlantar adalah perpisahan di halte bus yang teramat singkat nan memilukan
Minggu, 27 Jan 2019, Riau
23:27
KAMU SEDANG MEMBACA
Renjana
CintaHighest rank #1 in Quotes 18/01/2019 "Karena sajak tidak akan pernah berbohong. Sajak adalah suara hati dari penulisnya, dan mungkin kita sedang mengalami hal yang sama."
