Hari pernikahan Chanyeol dan Mira digelar, sedikitnya Kyungsoo ikut membantu keluarga pihak pengantin pria. Maklumi saja karena Chanyeol tak banyak saudara seumurannya yang bisa dimintai bantuan dan diberi tanggung jawab.
Matahari sudah di atas kepala, namun begitu tamu tak juga berhenti berdatangan. Sepertinya kenalan Chanyeol terlalu banyak sampai-sampai baru masuk tamu baru, keributan tercipta di depan altar. Kyungsoo yang melihatnya hanya menggeleng-geleng saja, tak lupa membagi fokus untuk menghubungi keluarganya yang juga diundang untuk datang.
“Oppa!” Kyungsoo tersentak kala seseorang memanggilnya demikian, matanya melotot spontan ketika Baekhyun malah menunjukkan cengiran tengilnya. “Iya bro, iyaaaa~ adikku tersayang~ ini aku dan yang lain sudah datang~”
Begitu mendapati ibu dan ayah serta kakak-kakaknya datang, ia menyambut dengan baik lalu berjalan untuk menemui orang tua Chanyeol. Mereka berbincang sambil terus-terusan mendo’akan pernikahan teman Kyungsoo tersebut. Mengingat hubungan keduanya juga dekat.
“Err… Seulgi?” panggil Kyungsoo ketika adik Chanyeol tersebut melintas di depannya dengan terburu-buru. “Kau sibuk, tidak? Sepertinya tadi pengantin wanita membutuhkan bantuan untuk mengganti pakaiannya.”
“Aduhh, aku sekarang mau ke depan dulu menemui Jooheon. Bukannya apa-apa, dia datang bersama temannya yang juga atasan Mira eonnie, tak mungkin bukan kalau aku biarkan?” tanya Seulgi yang diangguki oleh Kyungsoo. Sepertinya ia harus mencari saudari Chanyeol yang lain karena Mira merupakan anak tunggal, dan keponakannya didominasi anak kecil semua. Benar-benar kekurangan anggota keluarga. “Maaf ya, oppa.”
“Tak apa.”
Kyungsoo menghampiri Mira yang mulai tak nyaman dengan pakaiannya. Ini juga jadi rengekan karena Mira mempunyai dua gaun untuk pernikahannya.
“Memangnya tetap mau ganti?” tanya Kyungsoo yang diangguki oleh Mira.
“Kenapa sih memangnya yang ini? Toh sama-sama cantik,” kata Chanyeol menaruh perhatian.
“Ihhhh~ pengap!” rengek Mira cemberut.
“Ya salah sendiri kemarin-kemarin bukannya diet malah makan banyak— AH!” Kalau bukan karena senyuman Kyungsoo akan pekikkan Chanyeol yang cukup keras itu, para tamu pasti mengira pasangan ini tak cocok untuk menikah. Bagaimana tidak? Mira baru saja menarik telinga suaminya dengan kasar. “Sakit!”
“Aku juga menyesal tahu! Gara-gara si monster itu!” rutuknya pelan, nyaris tak terdengar karena suara nyanyian di ujung ruangan sana. Chanyeol dan Kyungsoo mengangguk bersamaan, berusaha untuk membujuk kembali Mira yang tak mau berganti pakaian dengan tim make-up di belakang sana.
Namun hasilnya tetap sama, Mira tetap enggan pergi jika tidak ditemani salah satu kerabatnya yang kebanyakan sibuk menjamu tamu.
Beruntunglah tak lama dari sana Seulgi datang, mempertemukan kekasih dan teman kekasihnya untuk menemui pengantin. Baru saja sebentar basa-basi, Seulgi sudah disuruh paksa oleh Chanyeol agar menemani kakak iparnya sebentar.
Akhirnya mereka pergi ke belakang.
“Kan ada dia? Kenapa tadi masih duduk?” tanya Seulgi samar-samar sambil meninggalkan tempat.
“Pasti sibuk tiduran karena habis pesta makan semalam!” jawab Mira penuh kekesalan. Mendengarnya meski tak jelas, Kyungsoo menoleh kepada Chanyeol.
“Mira punya teman di belakang?” tanya Kyungsoo.
“Entah. Tapi kalaupun punya, dia pasti membantu kita.” Kyungsoo menganggukkan kepalanya berkali-kali sambil berlalu. Lagipula baru saja matanya menangkap tetangga Chanyeol datang, yakni keluarga Mia. Ia harus menjamunya sekalian menanyakan keberadaan wanita tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Paper Wall
FanfictionKetika si pengendali mimpi bertemu dengan Author Fanfiction yang mengandalkan mimpi untuk tulisannya. Ada yang tahu jika mimpi sebenarnya bisa dikendalikan? Jika tidak, ayo berkenalan dengan Mia Melody. Gadis pengangguran yang punya pekerjaan sampin...
