PART 18. DI LUAR DUGAAN

855 65 2
                                        

S e s u a t u Y a n g T a b u
RUN AWAY IMELDA
Ig. Melianawldr

Rasa penasaran dan ketakutan Imelda terjawab sudah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Rasa penasaran dan ketakutan Imelda terjawab sudah. Semua pikiran yang sedari tadi saling memberontak satu sama lain, kini, perlahan sirna.

Melihat dua orang yang tengah bermesra-mesraan di hadapannya ini, tak urung membuat Imelda resah.

Ada perasaan tak rela di dalam hatinya.

>>>FLASHBACK ON<<<
[APARTEMEN DAVID]


"Nggak usah kaget kali liatnya!"

"Cepetan! Ikut gue!"

David menarik paksa tangan Imelda yang hanya diam di depan loby apartemennya.

Dengan terseok-seok Imelda berusaha mengimbangi langkah David yang lebar. Semua pasang mata tertuju pada mereka. Anehnya, tidak ada yang curiga atau keberatan atas tindakan David. Seolah-olah, hal ini adalah hal biasa dan wajar terjadi disini.

Saat berada di depan lift, David baru menyadari bahwa sedari tadi tangannya menggenggam tangan Imelda.

Dengan sekali hempasan, David melepas tangan Imelda. Gadis itu memekik, karena David terlalu kencang saat melepas pegangannya.

Pintu lift terbuka, keduanya masuk.

Hanya ada 3 orang di lift itu, satu orang adalah pria paruh baya yang sangat misterius, karena mengenakan topi berwarna hitam dan pandangannya selalu tertunduk.

'Nggak apa-apa lah orangnya misterius, yang penting ada orang, dan aku nggak berduaan di lift ini sama David' batin Imelda.

Baru saja Imelda bersyukur dalam hati, begitu pintu lift terbuka orang itu langsung keluar. Sebelum orang itu keluar, David berdehem cukup keras. Imelda merasakan keanehan yang terjadi di apartemen ini.

Kecurigaannya bertambah, saat ada orang yang akan masuk ke dalam lift.  Tapi, begitu melihat ke arah David, orang itu memundurkan badannya dan membiarkan pintu lift kembali tertutup.

Hal ini membuat Imelda semakin membeku di tempat. Saat Imelda ingin melihat ke arah David, ternyata David malah memperhatikan gerak-gerik Imelda melalui pantulan bayangan Imelda dari dinding lift yang terbuat dari kaca.

David seolah berkata pada Imelda;
"Apa!" dengan sorot mata yang tajam, serta mimik wajah yang mengerikan.

'Kapan nyampenya si?! Huhu takut'
Imelda hanya mampu berkata dalam hati. 

Run Away Imelda [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang