PART 53. RESTU DARI MAMA

309 17 0
                                        

David dan Imelda duduk di sofa ruang tamu sembari menunduk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

David dan Imelda duduk di sofa ruang tamu sembari menunduk. Keduanya dirundung rasa malu, deg-degan, dan takut yang bercampur menjadi satu. Mereka tercenung sejenak, saat kepergok wanita paruh baya yang tahu password apartemen David.

Suara high heels yang beradu dengan lantai menciptakan suasana tegang dalam kesunyian. Seorang wanita melemparkan kaos kepada David dengan keras.

"Pakai!" bentak wanita itu penuh penekanan.

Imelda yang duduk di sampingnya memalingkan wajah ke arah lain, ia bingung harus bagaimana.

"Kamu yang namanya Imelda?"
Imelda terkejut saat wanita itu menyebut namanya.

"I-iya Tante..."

"Jangan panggil Tante, panggil mama aja."

Deg! Mama?

David pun ikut terkejut saat Airy mengatakan hal itu.

"Tante beneran? Eh mama?" Imelda gelagapan.

"Mah, ada apa?" tanya David penasaran saat selesai memakai kaosnya.

Airy tersenyum, kemudian ia duduk di sofa dengan anggunnya. Rambut lurus yang dibiarkan selalu tergerai ia sematkan ke belakang telinga, pipi tirusnya kini terpampang disana.

"Mama udah tau semua tentang kalian, mama juga tau kalau kalian tinggal satu apart! David mama tau rencana kamu! Jangan macam-macam sama dia!"

David terpaku atas ucapan Airy, sosok anak dan ibu yang terpisah cukup lama itu tengah menatap satu sama lain. David dengan keheranan, sedangkan Airy penuh rasa keibuan.

"Lo boleh ke atas dulu..." David memerintah Imelda tanpa menoleh ke arahnya. Imelda pun bangkit dan berjalan dengan pelan menuju ke kamarnya. Ia sadar diri, dan memberikan waktu kepada mereka berdua untuk mengobrol.

Dan lagi, entahlah... Semenjak menemui David saat terjatuh tadi, kaki Imelda sudah tidak kram lagi.

••••

Imelda segera menyalakan shower dengan suhu air dingin yang sudah diatur sebelumnya.

Sraaa...

Kucuran air yang terasa begitu segar menerpa kulit Imelda, memberikan sensasi dingin sekaligus menggelitik sampai ke tulang.

Ia teringat wanita tadi yang ternyata adalah ibunya David. Kata-kata yang terucap dari mulut Airy terus terngiang di kepala Imelda.

"Panggil mama saja..."

'Ma, bolehkah aku mempunyai ibu lagi?'

Imelda melengkungkan bibirnya ke atas, dengan senang hati Imelda akan memanggilnya "Mama".

•••

"Mah, maksud mama ngomong kayak tadi ke Imelda, mama restuin ya hubungan aku sama dia?" tanya David dengan pd nya.

Run Away Imelda [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang