RUN AWAY IMELDA
Berita perkelahian antara David dengan Gavin, menyebar begitu cepat di kalangan siswa-siswi bahkan guru-guru di SMA JAYATAMA.
Desas-desus akan berakhirnya perjodohan David dan Siska terdengar sampai di telinga Aditama.
Bagi golongan awam yang tak mengetahui apapun mengenai perjodohan ini, mereka mengira putusnya perjodohan ini disebabkan oleh adanya pihak ke tiga.
"Siapa sangka, gadis pindahan yang berhijab itu adalah seorang pelakor!"
"Iya, gue juga nggak nyangka, diluarnya aja kalem, baik polos, eh ternyata hatinya busuk!"
"Ck! Makanya dia pindah kesini barengan sama David cih!"
"Eh, kan David juga salah, dia yang poligami, upss punya simpanan!"
"Ck! Kucing mana yang nggak mau sama ikan asin! Pasti dia dulu yang ngegoda David!"
"Bener juga ya, itu sih udah parah!"
"Ceilah belum juga nikah, udah ada aja perselingkuhan!"
Telinga siapa yang tidak panas mendengar hal itu, hati siapa yang tidak sakit saat kalimat pedas itu ditunjukkan padamu?
Sudah seminggu ini, Imelda harus bertahan dengan segala cacian yang begitu mengoyak hati.
Namun, dengan berpegang pada kebenaran yang hanya diketahuinya. Imelda mencoba untuk tegar, menutup telinga jika ada yang terang-terangan menggosipinya.
Siska?
Tentu saja, ia memanfaatkan keadaan untuk mendapat simpati orang lain. Ia mengakui bahwa dirinyalah korban sesungguhnya, dan parahnya lagi ia akan bertingkah memelas jika berhadapan dengan Imelda.
Berita hoax pun menyebar dengan pesat, baik siswa maupun siswi memberikan pandangan buruk bagi Imelda.
Stigma negatif kini lekat pada diri Imelda, cap pelakor tak kasat mata mengikutinya kemanapun ia pergi.
Sandra tak luput membencinya, ia berada di pihak Siska. Bahkan Sandra tak memberikan waktu untuk Imelda menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
Rapuh.
Tak ada sokongan, tak ada sandaran. Kali ini uang tak dapat menutup semuanya, karena kejadian itu sudah menjadi rahasia umum.
Meskipun David dan Gavin adalah anak pemilik sekolah, mereka tetap mendapatkan skors selama dua minggu.
Selama itu pula, David tak pernah menampakkan batang hidungnya. Ia dikurung di kediaman Wijaya.
•••
"Imelda!" Teriak seseorang dari kejauhan, Imelda menoleh.
"Shasya!" Sahut Imelda dengan bahagia.
Keduanya saling memeluk, Imelda menumpahkan segala keluhnya. Mengadu padanya jikalau takdir sedang tak berpihak padanya.
Imelda lupa, masih ada Shasya teman baiknya. Seorang yang diutus David untuk menemaninya.
"Maafin aku Imelda, sepertinya ada yang sengaja mengatur jam pelajaran di kelasku deh, seminggu ini aku disibukkan tugas terus-terusan...," gerutu Shasya.
"Iya Sya aku tau itu, sekarang semua orang membenciku...," adu Imelda.
"Bersabarlah Imelda, semua pasti ada jalan keluarnya...."
"Tapi, kenapa aku merasa seorang diri Sya..., kenapa aku disebut-sebut perusak hubungan orang?..."
"Sstt, kamu nggak boleh seperti itu, kamu tau apa yang sebenernya terjadi 'kan? Sebelum ada Siska, kan kamu udah sama David." Shasya mengucapkan kalimat itu dengan tegas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Run Away Imelda [END]
Teen FictionCERITA LENGKAP FOLOW SEBELUM BACA YA TERIMA KASIH ____________________________ Kilas balik mengenai gadis berhijab yang terseret ke dalam jeratan takdir rumit, bersama dengan pria yang tengah berevolusi menjadi seorang mafia. Terombang-ambing di ten...
![Run Away Imelda [END]](https://img.wattpad.com/cover/207488742-64-k784218.jpg)