Part 8

1.4K 154 40
                                        

"Oh kalian juga disini, apa kabar Tiara? udah lama kita tidak ketemu.." sapa Dania mencoba mencairkan suasana

"Seperti yang anda lihat, saya baik-baik saja.." jawab Tiara dengan tatapan menusuknya

Anrez hanya diam membuat Randy sedikit kesal karena diabaikan. Anrez menatap sendu Tiara yang langsung mengalihkan pandangannya ketika tatapan mereka bertemu.

"Kak, lama amat jem-"

Samuel yang tadinya berbicara pun langsung terdiam dan terkejut melihat pemandangan canggung di depannya.

"Oh hai Tiara.." sapa Samuel melambaikan tangannya

Tiara hanya menganggukkan kepala lalu pergi meninggalkan DAS disusul Randy.

"Sikap dia dingin banget, apa dia masih marah sama gue?" gumam Dania yang di dengar Anrez dan Samuel

"Mungkin kali kak, mau gimana lagi? Death Girl udah capek ngasih tau Tiara bahwa ini salah paham tapi yah lo lihat aja kan dia gimana? egonya tinggi untuk membenarkan bahwa ini cuman salah paham di antara kalian bertiga.." jawab Samuel memandang punggung Tiara yang mulai menghilang

"Are you okay, rez? gue yakin suatu saat nanti Tiara pasti bakal tau yang sebenarnya. Jangan sedih dong, kita disini kan mau seneng-seneng.." Dania mengelus bahu Anrez membuat Anrez tersadar dari lamunannya

"I'm fine kak, jangan khawatirin gue. Gue keluar bentar yah.." Anrez berjalan meninggalkan mereka berdua

Samuel dan Dania pun menatap sendu Anrez yang selalu saja berkata seperti itu.

"Gue gak nyangka kita akan bertemu seperti ini. Gue takut banget kalau Tiara semakin benci sama Anrez pas dia lihat gue sama Anrez belanja bareng. Kapan sih dia sadar kalau gue sama Anrez itu cuman adik-kakak? gue gak punya perasaan apa pun lagi sama Anrez!!" ujar Dania frustasi

"Udahlah kak, semakin lo mikirin ini semakin hal buruk bersemayam di pikiran lo. Kita cuman bisa pasrah pada tuhan karena hanya dia yang mampu membuat pikiran Tiara terbuka. Udah jangan sedih, lo gak salah dalam hal ini.." Samuel berusaha menyemangati Dania yang terlihat sangat frustasi

"Gue kasihan sama Anrez, dia berhak bahagia dan kebahagiaan dia itu cuman Tiara. Andai aja gue bisa lakuin sesuatu untuk buat mereka kembali pasti akan gue lakuin. Gue capek lihat dia kayak gini terus dek, gue capek.."

"Udah mending kita pulang, percuma belanja kalau kalian udah gak mood lagi.. udah ayo pulang.." saran Samuel yang diangguki Dania

Mereka pun akhirnya keluar dari mall dengan wajah datar walau pun hati menyimpan kesedihan.

Tiara yang melihat Anrez, Dania dan Samuel keluar dari mall pun hanya diam dan membuang mukanya ketika tahu Anrez melihatnya.

"Kisah ini udah lama banget berakhir tapi kenapa hati ini masih aja gak terima?!! gue juga capek sama seperti kalian.." batin Tiara yang mendengar semua pembicaraan mereka

"Ayo sayang.." ujar Randy memegang tangan Tiara

"Jangan sentuh gue, Randy!!" kesal Tiara menghempas kasar tangan Randy dan pergi meninggalkan pria malang itu

Randy yang melihat perlakuan Tiara padanya pun mengepalkan tangannya sampai memutih dengan wajah menahan amarah. "Kurang ajar!! lo tunggu aja apa yang akan gue buat sama lo. Gue akan balas apa yang lo lakuin sama gue Tiara Andini!!" batin Randy menahan amarah

**

01.00 AM


"Hai sayang, kamu udah makan belum? aku udah masakin makanan kesukaan kamu nih.."

My Idol (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang