jangan lupa vote ya🙌👀
.
.
.
.
Greb!
Tangan Jane Kawaii langsung menangkap lengan Jisoo agar mereka tak terpisah jarak yang jauh.
"Rasanya sudah lama aku tidak bertemu denganmu tapi Jii kesayanganku malah mengecewakanku seperti ini" ucap Jane Kawaii begitu kelam.
Entah kenapa sisi ramahnya lenyap begitu saja padahal tadi Jane Kawaii sangat senang akan berkencan dengan Jisoo, sementara Asisten menejer mulai gugup dan hampir tak fokus menghadapi badmoodnya Jane Kawaii yang mendadak ini.
"Oo... Nani???"
Situasi pun langsung terbaca oleh Jane, dia merasa bersalah karena menakuti Nona Jii kesayangannya. Terbukti dengan penampakan kondisi Jisoo yang menghindar dan sedikit meringis karena cengkraman dari Jane sendiri.
"One-chan, aku sangat ingin memelukmu, Gomen-ne kalau aku menakutimu... Tapi tadi mobilmu bau sekali, apa yang kau bawa sebelumnya hm?"
Mata Jane langsung meneduh, tak sejengkel barusan saat ada di dalam mobil milik Jisoo.
"Sekarang aku merasa merinding karena kau makin peka Jane, OCD mu pasti sudah sangat parah"
Balas Vanica Jisoolla, sedikit senyum miring menghiasi wajahnya yang tirus itu. Lalu mendorong tubuh Jane Kawaii sampai mereka menjauh sejarak 1 meter.
"Sepertinya naluriku menajam, bukannya itu bagus Jii?"
Alisnya terangkat pelan. Namun Jisoo tak setuju jika OCD sepupunya makin mengganggu aktivitasnya bahkan mengganggu orang lain juga.
"Sebenarnya beberapa jam yang lalu aku baru saja pulang bersama Archie, kami sedikit bertengkar hal yang sepele dan yah, aku langsung menitipkannya dirumah Daddy hari ini" jawab Jisoo.
Dia sengaja tak bicara jujur sepenuhnya pada Jane prihal adopsi anak anjing yang mungkin membuat mobilnya bau, karena Love sempat poop di dalam kandangnya sebelum Limario membawanya pulang.
Mungkin hal seperti itu akan memancing Jane lebih possesif padanya, sudahlah jika tak perlu di bicarakan Jisoo lebih baik diam, dan alasan mengapa Archie harus dititip sementara yaitu agar anaknya tak keceplosan membicarakan Daddy Lim nya didepan Jane Kawaii, bisa habis nanti Limario di tangan Jane.
Sementara disisi lain hati Jane kembali berdesir gembira, dia suka kalau bocah 4 tahun itu tersingkirkan dari perhatian Jisoo. Memang lebih enteng rasanya kalau mereka pergi kencan tanpa harus sibuk mengurus Archie bersama sama.
"Hooaaahh, baguslah kencan kita hari ini tidak akan diganggu oleh anakmu~~ kyaaaa pasti Jii kesayanganku ini sengaja melakukannya agar kita lebih nyaman yaaa..."
Ucap Jane Kawaii ke ge-er'an tanpa henti. Gila sih, Jane sangat suka kalau Jisoo seperti ini.
"Tidak begitu juga sih,... Karena Archie yang ngembek padaku, dan kami belum berbaikan... Aku rasa akan lebih aman kalau Mommy dan Daddy yang menjaganya sementara" balas Jisoo kemudian.
"Okey, stop!... jangan bahas anakmu lagi selama kita sedang bersama dong~" larangnya
Jisoo langsung mendecih, "Tega sekali kau... anakku juga bagian dari hidupku tau" tudingnya pada Nona CEO itu.
"Iya dia memang bagian dari kesalahan dalam hidupmu hahaha... c'mon aku hanya bercanda Jii, yes Archie tetaplah Archie anakmu... Dia mungkin saja akan jadi anakku juga kalau kita menikah.... Aku akan berbaikan dengannya dan meluluhkan hatinya seperti santa"
Tapi Jane malah tertawa senang, seolah tak takut dengan delikan mata Jisoo setelah Jane menganggap anaknya sebagai pengganggu.
"Kau cukup jadi Aunty yang kiyowo saja untuknya, jangan bermipi jadi Mommy nya juga... aku pusing Jane!" Jisoo mengeluh.
KAMU SEDANG MEMBACA
NU-NA [LIMSOO]
Romance(🔞🔞💦) >>> WAJIB VOTE (STOP ADDING MY FFN TO YOUR READING LIST YA!!⚠️⚠️ NGGAK BOLEH) Aku nggak perlu lagi punya pendamping yang serius, cukup pendamping yang imut dan ceria... ada kalanya aku ingin merasakan diriku terhibur dan tertawa oleh kelak...
![NU-NA [LIMSOO]](https://img.wattpad.com/cover/236452173-64-k766869.jpg)