83 - Hard to listen and accepting

343 37 5
                                        

.
.
.
TOKYO JEPANG

Hyunji bertanya pada Jane kawaii lebih dari 3-4 kali, prihal lokasi yang mereka tuju usai party di disebuah club.

Jane kawaii tak mau di kembalikan ke rumah ortunya, melainkan Hyunji disuruh mengantar Jane yang sudah mabuk ke sebuah hotel. Itupun kamarnya harus yang nomor 709 tidak mau kamar yang lain.

Hyunji tau, kalau Jane kawaii mabuk itu suka ngaco orangnya. Tapi, yasudah lah, dari pada Jane kawaii tak dituruti apa maunya, malahan nanti Hyunji lagi yang kena marah oleh anak tunggal kaya raya itu.

"Aiishhh..."

Hyunji mendesis sedikit ketika posisi tidur nya Jane kawaii mendaratkan atau menyenderkan kepalanya di bahunya Hyunji.

Hyunji tadi sudah menceramahi Jane kawaii untuk segera mencari kekasih, or apalah itu namanya, sekelas pendamping supaya galaunya jadi sedikit hilang dan berhenti mendambakan Jisoo.

Ya, Hyunji tau, Vanica Jisoolla masih jadi cewek terhigh yang ingin Jane kencani, tapi tak pernah jadi-jadi dan entahlah, sekarang Hyunji tak tau lagi kejelasan hubungan Jane kawaii dengan Jisoo, maybe sudah over. Dan Jane yang galau, sangat menjelaskan bagaimana akhir tak bahagia dari hubungan antar per-sepupuan yang tak pernah akan bisa berubah jadi romantis itu.

"Sudah sampai, ini hotel yang ingin Dituju oleh Mrs. Jane Kawaii" kata sopirnya, bawahan Hyunji.

"Thanks Yuzuru, girilan aku yang menyeret Jane masuk ke room hotelnya" kata Hyunji.

"Apa butuh bantuan saya? Sepertinya anda kesulitan mengajak Nona Jane ke dalam.hotel" kata Yuzuru.

"No, need... aku bisa handle sahabatku ini, uhm... thanks sudah menawarkan diri" kata Shin Hyunji.

"Cmon, Jane... kita sudah sampai, open your fuckin eyes bitch!" Pisuh Hyunji.

Jane kawaii pun menurut meskipun pipi Hyunji sempat kena tampar pelan.

"Shit kepalaku pusing sekali.. oh, mana handpone dan kacamataku" kata Jane kawaii kemudian.

"Jangan mempersulit dirimu, cukup jalan saja bawa badan mu ke Room 709, kita sudah di areal hotel" pisuh Hyunji lagi.

"Right..."

Jane notice hal itu, karena dia tau, dropp.off area ini memang tempat yang sama seperti hotel yang Rose booking di last day trip mereka di Tokyo.

"Tinggalkan aku sendiri disini...."

Kata Jane seketika memaksa Hyunji menjauhi.

"Hey, apa maksudmu paboyaa!.. kau pikir aku akan membiarkanmu sempoyongan disini sendirian?" Kesal Hyunji.

Arah pandang mata Jane kawaii pun tertuju pada Hyunji, meskipun kepalanya pusing tapi dia masih bisa menganalisis situasi. Dia sendirian saja menemui pegawai cantik yang ia siapkan untuk dirinya sendiri malam ini.

"Uuusstthh shut up, hyunji... percaya padaku.. aku sudah sadar dari tipsy ku... sudah sana kau pergi saja" kata Jane mengusir Hyunji dari sisinya.

"Kau serius? Bercandamu tidak lucu Jane... kau menyuruhku pergi, well... kau sendiri berdiri saja tidak mampu" ejek Hyunji.

"Bitch, cmon... aku ini tidak suka diatur!"

Kata Jane Kawaii memberikan peringatan ke Hyunji. Ayolah, bahkan staff didepan loby administrasi menatap keributan antara Jane dan Hyunji. Bahkan valen parkir sudah menyuruh Yuzuru untuk memindahkan mobil nya, karena ada barisan mobil lain yang ingin memakai areal drop off didepan hotel. Bukan hanya untuk urusan Jane dan Hyunji saja.

 NU-NA [LIMSOO]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang