3 jam setelah
sesi wawancara selesai.
Yowoon sudah kembali ruang kerjanya. Acara wawancara sudah beres dan hanya ada 8 pegawai yang lulus.
Ya 4 diantara dari 12 orang itu dinyatakan gugur karena beberapa alasan. Yowoon hanya membantu memberikan penilaian, namun yang menutuskan pegawai itu lolos atau tidak tetap ada di tangan CEO Jane.
Yowoon bersyukur sih, sudah mendapatkan bocoran 4 orang yang gagal namun tidak tau nama nama nya siapa. Semoga saja si bocah itu ada diantara 4 orang itu.
"Permisi~~ team 1"
Suara Nayeon menyeruak. Hanya ada Yowoon disana, ruangan team 1 sangat sepi seperti kuburan. Entah pergi kemana makhluk makhluk penghuni meja itu.
"Owh, masuk saja Naey" ucap Yowoon.
"Yowoon Eonnie... aku datang mengantar 3 pegawai baru masuk... mereka akan membantu team 1 selama masa percobaan"
"Okey, suruh saja mereka kemari..."
Balas Jin Yowoon, wanita 31th itu masih leha leha menatap layar hp tanpa peduli siapa yang Nayeon bawa masuk keruangannya.
"Sip, kalau begitu aku permisi ya Eonnie" Nayeon pun pamit.
"Selamat siang..."
Suara serempak dari 3 orang pegawai baru langsung membuat Yowoon menghentikan aktivitas serunya menonton tiktok dikantor. Jaringan wifi super kencang memang tidak pernah mengecewakan.
Dan kini sudah ada 3 orang baru yang akan membantunya bekerja di ream 1.
"KOK KALIAN BISA ADA DISINI???"
Yowoon sedikit syok ditempat, kenapa dia melihat 3 formasi manusia aneh ada didepan matanya.
"Hallo, senior.... maaf membuat anda kaget, tapi team SDM mengirim kami ke sini"
Balas Dakyung yang entah kenapa malah dia jadi sosok leader dianatara Rosé dan Limario.
"Harusnya kalian pindah ke team lain saja, kenapa malah ke team 1 sih!!..."
Yowon nampak mengeluh, namun apa boleh buat ID card milik Lim, Rosé dan Dakyung sudah tercetak jelas asal devisi mereka yaitu di team 1. Tidak bisa diubah atau dipindah pindah sesuka hati.
"ID Card kami isinya devisi tema 1, jadi kami tidak bisa menolak" jawab Dakyung lagi.
"Haduh, pasti ada yang salah nih... terutama kau, si bocah mata duitan... harusnya kau tidak lolos kan? Kenapa malah ada disini sih??"
Yowon menunjuk Limario, yang sedari awal sudah membuat tensinya bergejolak.
"Saya lulus wawancara... entah kenapa bisa begitu... saya tidak tau" balas Limario sekenanya saja dan jujur dia sendiri bingung kenapa malah lolos bekerja disini.
"Gawat, formasi group kalian itu aneh... kalau Asisten menejer tau, dia pasti marah besar pada kalian"
Yowoon agak khawatir dengan pendapat Jisoo, jika dia tau akan mendapatkan bocah bocah baru seperti Limario.
"Kami tidak bisa menolak perintah atasan senior... bagaimana ini??"
Rosé sedikit takut, sepertinya dia peka jika Jin Yowoon tidak menginginkan group nya bergabung di team 1.
"Besok, sepertinya Asisten Menejer sudah mulai bekerja... aku akan melatih kalian agar terlihat baik dimatanya... Asal kalian tau Asisten Menejer itu lumayan galak, tapi ingat ya ini pengetahuan dasar" Yowoon membohongi Lim, Rosé dan Dakyung.
"T'ck, aku terpaksa harus menerima kalian" Yowoon menghela napasnya.
"Terimakasih atas kemurahan hatinya dan Mohon bantuannya Senior"
KAMU SEDANG MEMBACA
NU-NA [LIMSOO]
Cinta(🔞🔞💦) >>> WAJIB VOTE (STOP ADDING MY FFN TO YOUR READING LIST YA!!⚠️⚠️ NGGAK BOLEH) Aku nggak perlu lagi punya pendamping yang serius, cukup pendamping yang imut dan ceria... ada kalanya aku ingin merasakan diriku terhibur dan tertawa oleh kelak...
![NU-NA [LIMSOO]](https://img.wattpad.com/cover/236452173-64-k766869.jpg)