83 - Great season is coming

256 33 6
                                        

.
.
.
Pulang dari negara Jepang selepas agenda kerja sedikit bercampur dengan agenda pribadinya diajak berkunjung ke rumah orang tua dari Jane Kawaii.
Serta dia juga dapat kesempatan untuk menonton Konser Taylor Swiff, tapi pada endingnya, kejadian membagongkan malah membuat Roseane Ziié syok berat.

Ini hari Jumat, ofc masih terhitung hari terakhir weekday dan harusnya Rose ambil part waktu untuk kerja di perusahaan asuransi milik Jane Kawaii. Tapi pada kenyataannya Roseane malah hanya berdiam dirumah dengan perasaan masih kesal pada Jane Kawaii.

Bisa-bisanya ternyata Jane kawaii memiliki (Mr.P) pada tubuhnya dan si CEO itu dengan gilanya mengerayang seluruh tubuh Roseane di hotel. Perasaan anehnya serta ketidak- terimaan Rose setelah aset keperawanannya dirampas oleh CEO itu masih membekas, bahkan rasanya dengki sekali Rose pada Jane.

Kamar Rose pun sianh ini nampak sangat berantakan.

Dia kemarin malam mengamuk, murka dan menyesal sudah percaya serta ikut trip kerja ke Jepang bersama Jane Kawai.

Rose merasa dirinya sangat hina dan sudah ternoda oleh CEO cantik+tampan itu. Rose bahkan tak peduli panggilan telpon dari kantor yang terus menggangunya, ada nomor AIKI juga yang menelpon Rose dia abaikan semuanya.

"Aku akan berhenti bekerja dari kantor itu! Persetan dengan gaji dan jabatan yang aku dapat!! Semuanya tak ada gunanya, dan aku sudah kotor sekarang!!.." Rose berucap. Dia seperti kehilangan kepercayaan nya pada orang lain, trust issue nya pada orang dan juga terasa hina.

Rose juga sangat tak mau habis mendapatkan pelecehan dari CEO nya, tapi dia masih harus mengabdi di perusahaan busuk itu, Roseane tidak akan menginjakan kakinya disana, dia tak akan sudi bahkan melirik atau mengingat nama perusahaan si Jane Kawaii itu.

Rose lalu membuka laptopnya dan dia mengetik surat pengunduran dirinya dengan cepat, intinya dia mengetik secara tegas untuk resign.

Setelah surat jadi lewat ms.word kemudian Rose mengirim file nya ke Aiki, staff kepercayaan CEO Jane Kawaii itu.

Cukup dengan email saja, sepertinya sudah jelas jika permintaan Rose adalah resign. Tidak mau lagi dirinya berurusan dengan Jane kawaii, Aiki atau siapapun dari perusahaan insurence itu.

Rose pun kembali pada rutinitasnya, merebahlan diri di kasur, pikirannya capek, makanya dia memutuskan ambil break, maybe 3 hari lagi dia akan looking for new job, tak usah nemilih lah, yang penting kerja saja, tak masalah jenis pekerjaan tidak formal seperti pegawai kantor, yang penting kerja!

"Sial!... hidupku rasanya hancur seketika!.. karir apaan, justru perusahaan itu yang memberikan aku trauma berat, dan merasa jijik pada diri sendiri" kesal Rose.

.
.
.
.
.
.
FUTURE LIFE OFFICE.

Aiki mendapat emailnya Rose pukul 2 siang. Dia menghela napas, setelah Rose kabur di bandara, dan dengan beraninya membentak Jane serta tidak patuh pada printah CEO itu. Sekarang Roseane Ziié salah sati staff di team 1 itu mengundurkan diri.

Surat pengunduran diri itu dikirim online oleh Rose. Dan Aiki membacanya dengan ekspresi biasa aja.

"Anak nakal ini" gumam Aiki, pasalnya email resign nya Rose sudah dia terima.

Aiki tidak bodoh, dia jadi saksi kalau sosok Jane Kawaii ternyata punya ketertarikan mendalam dan intim pada Rose.

Well CEO Jane Kawaii sudah menandai Rose bagai target berikutnya, hanya saja Perasaan Jane kawai yanh belum tertata dari masa lalunya bersama Vanica Jisoolla membuat Jane Kawaii susah mengekspresikan dirinya didepan rose.

Harusnya setelah di taksir oleh CEO muda itu, Rose merasa senang, karena Jane kawaii adalah orang yang sangat kaya dan juga keturunan darah biru.

Bahkan orang tuanya saja tergolong oldmoney di Jepang. Jadi tak main-main lagi bibit bebet bobotnya Jane kawaii.

 NU-NA [LIMSOO]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang