110 - Tryna talk by one part 1

265 31 1
                                        

.
.
.
.
Waktunya jam makan siang, sosok pria brondong handsome bernama Limario Leryen melihat jam tangan merek casio basic warna hitam miliknya.

Dan memang benar perutnya terasa lapar lantaran ini sudah waktunya jam makan siang, tapi Anak-anak asuhnya si calon idol itu belum bisa di tinggalkan.

"Huuuft..."

Helaan napasnya terdengar dan perasaanya sedikit gusar. The real pain ketika seseorang merasa lapar maybe bisa mengubah sedikit emosi, ya siapa juga orang yang bisa tahan kalau sedang lapar tapi tidak segera makan, bisa jadi guna menahan rasa lapar seorang bisa kesal atau pun marah.

Hanya didalam lubuk hatinya saja Limario Leryen bisa merasa kesal kalau diluar sih ekspresi wajahnya masih bisa diajak ramah tamah.

"Mau minum?" Tawar staff SM.ent lainnya.

Hari ini Limario ada di seat making mv nya Aespa. Makanya dia selalu mengawasi si anak-anak cantik 4 biji itu. Lantaran Limario adalah menejer utamanya Aespa saat ini.

"Nanti aku ambil sendiri, itu minuman punyamu kan... jadi minum saja" ungkap Limario.

"Apaan sih hahaha, justru ini minuman buat mu"

Kata staff itu lagi agak bercanda tapi kelihatan meyakinkan Lim untuk menerim pemberiannya.

"Kenapa diberikan padaku?" Tanya Lim.

"Untuk berbagi, lagian aku lihat dari tadi posisimu tetap berdiri disini, mengamati dengan serius dan tegang... padahal orang yang shooting MV saja bisa bercanda dan haha-hihi, tapi kau sebagai menejernya saja serius sendiri" kilah staff itu.

"Yasudah berikan itu, padaku"

Akhirnya Limario mengambil cup gelas plastik bening yang berisi ice americano.

"Ternyata minuman itu dari food truck yang dikirim oleh orang tua nya Ning-ning" tutur Staff itu.

"Oh food truck mereka sudah datang ya... kemarin sih memang ada yang mau mengirim food truck jadi aku share lokasi ini, tak ekspek akan dikirim di hari pertama shooting MV" kata Limario malah jadi mengobrol dengan Staff itu.

"Ning-ning rumornya adalah orang kaya dari Chinna ya..." staff bergosip.

"Itu privacy, aku sendiri saja tidak tau" kata Limario membalas.

"CUT!.... GOOD JOB EVERYONE!" Suara dari toa menggelegar. Sutradara MV sudah selesai mengambil part yang penting.

"Take break 20 menit" kata Sutradaranya.

Dan member Aespa semuanya bow sambil tepuk tangan kepada para staff yang sudah membantunya.

Karina pun menghampiri Limario yang berdiri tak jauh dari posisinya puluhan kamera yang mengambil shoot hari ini.

"Oppaaa" karina menyapa.

"Nde?"

Limario masih membawa minumannya dan dia menatap Karina.

"Dari mana oppa dapat itu?" Tanya Karina.

"Dari luar. Ada food truck nya milik orang tua ning-ning yang datang, aku rasa staff yang lain sudah tau dan bawa minuman yang sama tuh" limario memberitau Karina.

"Heol, kalau begitu aku juga mau, aku lapar oppa" kata Karina.

"Bro, apa saja isi Food truck nya orang tua Ning-ning itu?" Tanya Limario ke staff tadi.

"Toppoki dan cemilan lain, dimsum kalau tak salah" tutur si staff.

"Mauu oppaa" Karina merengek.

"Baiklah, aku akan ambilkan, apa Winter juga mau?" Tanya Limario.

 NU-NA [LIMSOO]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang