109 - Geting healer part 2

218 29 0
                                        

.
.
.

Private jetnya sudah mendarat di ICN, sosok keren dari wanita bernama Jane Kawaii menapaki kakinya di landasan paju bandara, kaca mata gantle monster nya membingkai wajah serta menghalau sinar matahari untuk matanya.

Asisten Aiki menjemput Jane Kawaii saat ini lantaran dia sudah pulang dari LA.

Aiki bow padanya dan Jane pun menerima hormat si bawahan.

"Silahkan masuk nona Jane" Aiki membukakan pintu mobil untuk bosnya itu.

Blam!

Jane kawaii pun sudah duduk nyaman didalam, sementara Aiki serta beberapa orang lainnya menaikan koper pribadi milik Jane ke dalam bagasi mobil lebih dulu.

Blam!

Aiki pun masuk juga ke dalam mobil dan duduk di seat penumpang depan disamping driver nya.

"Selamat datang kembali Nona CEO Jane Kawai" sapa Aiki kemudian.

"Thanks Aiki, udara di seoul city lebih dingin dari di LA. And so... apa kabar orang itu?"

Tanya Jane dengan santainya lantaran orang yang ia maksud Aiki pasti sangat tau. Lantaran si (orang itu) adalah korban yang Jane Kawaii sedang permainkan saat ini.

"Uhm Nona Jane maafkan saya, tapi bisakah anda akhiri saja semua ini?" Tanya Aiki tapi dia takut sekali saat ini.

Lantaran Aiki mempertanyakan hal yang Jane lakukan sudah keterlaluan pada orang itu yang menurutnya sudah cukup di permainkan.

"Memangnya kenapa? Apa kau merasa kasihan padanya? Oh cmon Aiki... itu rasanya tidak lagi setimpal dan membuat aku senang you know"

Kata Jane Kawaii membalas asistennya itu.

"Rose sudah 5 kali lebih melamar pekerjaan di tempat yang berbeda Nona, dan 5 tempat perusahaan itu sudah jadi milik kita juga... rasanya keuangan kita terseok karena mengakuisisi perusahaan yang tak perlu" nasihatnya kepada sang majikan.

"Well, apa kita sudah bangkrut?" Tanya si CEO cantik.

"Belum, tapi future life akan segera bangkrut jika anda tak berhenti" tutur Aiki.

"Intersting... lakukan saja terus... oh iya, gajimu juga akan naik, santai saja" pamer nya ke Aiki.

"Nona Jane..." mohon Aiki padanya.

"Enough, yang aku mau adalah wanita itu menyesali perbuatannya karena sudah menolakku, dan aku kesal sekali padanya, sebelum dia berlutut padaku" kata Jane lagi.

Jane ingat Roseane Ziié dia jadikan pelampiasan karena Jane tidak bisa mendapatkan Jisoo. A.k.a Sepupunya sendiri yang ia taksir sampai mampus. Tapi sekarang Vanica Jisoolla sepertinya sudah punya hidup yang tenang dan jauh dari obsesinya Jane Kawaii.

"Nona jane, anger issu anda sepertinya sudah berlebihan... ini bukan seperti Nona Jane yang saya kenal" tutur Aiki.

"Memangnya kau kenal aku yang seperti apa?" Tanya Jane.

"Anda tidak seharusnya menuruti nafsu anda... lantaran anda adalah pemimpin perusahaan besar, membuat keputusan gegabah dan tidak menguntungkan, saya rasa anda sudah jauh melenceng dari Visi dan Misi perusahaan Nona" jelas Aiki.

"Well, perkataanmu falid ada benarnya, tapi hanya aku yang bisa menghandle semuanya, bangkrut atau tidak, semuanya sudah aku perhitungkan... so, antarkan aku ke apartemen saja, dan besok aku mulai ke kantor" ujar si paling bos itu.

"Kepergian Nona Jisoo mengubah anda... dan itu sangat buruk" sela Aiki.

"Jangan sebut nama itu lagi, kau tau betapa sakitnya aku di tolak olehnya, bahkan dia memutus hubungan persaudaraan itu..." Jane membalas.

 NU-NA [LIMSOO]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang