jika suatu hari kamu membaca surat ini, berarti aku telah pergi.
Aku menulis ini di saat nafasku terasa semakin pelan, saat malam terasa terlalu panjang,dengan hati yang lelah,dan perasaan yang akhirnya tak lagi punya tempat untuk tinggal.
Maaf….
Maaf karena aku mencintaimu.
Maaf karena perasaanku hadir di hidupmu padahal kamu tak pernah memintanya.
Aku tahu sejak awal kamu tidak pernah mencintaiku.Kamu tidak pernah memberi harapan,tidak pernah menjanjikan apa-apa.
Namun aku tetap tinggal,tetap berharap,tetap memaksakan rasa yang seharusnya ku pendam sendiri.
Maaf jika kehadiranku pernah membuatmu tidak nyaman.Maaf jika namaku pernah menjadi beban di hidupmu,kehadiran ku menjadi hancur dalam hidupmu.
Maaf karena aku terlalu lemah untuk pergi lebih cepat,hingga cintaku yang sepihak itu tanpa sadar membuatmu merasa terikat.aku terlalu lemah untuk pergi di saat seharusnya aku sudah menyerah.
Aku ingin kamu benar-benar tahu
kepergianku bukan salahmu.
Jangan salahkan dirimu atas apapun yang terjadi padaku.
Ini semua pilihanku.
Aku yang memilih mencintai,aku yang gagal menjaga hatiku sendiri.
Maaf karena aku mencintaimu terlalu lama dan dalam.karena aku berharap pada sesuatu yang bahkan tidak pernah kamu janjikan. karena aku sempat ingin menjadi bagian dari hidupmu,padahal aku tidak pernah benar-benar ada di sana.
Aku sangat mencintaimu,
dan itu adalah kesalahanku yang paling besar.Jika suatu hari nanti kamu mencintai seseorang,tolong lakukan tanpa rasa bersalah.Jangan takut bahagia hanya karena aku pernah ada.
Aku tidak ingin namaku menjadi luka
yang menghalangimu untuk hidup sepenuhnya.Aku telah berdamai dengan kenyataan bahwa kamu tidak pernah menjadi milikku.
Dan sekarang, dengan sisa tenagaku,
aku memilih untuk melepaskanmu.
Maaf jika cintaku terlalu berat.
Maaf jika perasaanku terlalu nyata.
Maaf karena aku tidak cukup kuat
untuk mencintaimu tanpa melukaimu.
Aku pergi dengan hati yang hancur,
tapi dengan keikhlasan yang terakhir.
Aku lelah.Bukan pada hidup,
tapi pada diriku sendiri yang terus berharap pada sesuatu yang tak pernah ditakdirkan.
Jika suatu hari kamu bahagia,
jangan ingat aku,dan lukanya.Jika kamu jatuh cinta,jangan pernah menoleh ke belakang.
Aku menulis ini dengan tangan gemetar,dengan hati yang sudah hampir menyerah.
Setelah ini, aku tidak akan menunggu apapun lagi.
Aku mencintaimu,
dan aku akan membawanya pergi bersamaku.Selamat tinggal.
Maaf dan semoga kamu bahagia,kejarlah cinta yang membuat kamu nyaman dan bahagia.
Setelah kata terakhir ini,
tidak ada lagi aku yang perlu diingat.
Tidak ada penyesalan yang harus kamu simpan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hujan Dan Lukanya
Teen Fiction📌📢 Jangan lupa Follow sebelum membaca,satu lagi jangan lupa tanda ⭐ nya ya bestiee⚠️‼️ ........................ Alana tidak pernah percaya pada cinta. Baginya, cinta hanya janji yang mudah patah dan perasaan yang selal...
