Semua orang panik untuk menolong Sheira. Terlihat dari atas ada darah yang merembes dari balik pakaian Sheira. Beberapa guru mencoba mencari jalan aman untuk turun ke bawah. Hampir satu jam proses evakuasi tapi Sheira masih tetap ada di sana dengan darah yang mulai membasahi seluruh bajunya. Sedangkan bantuan masih belum datang- datang juga.
Akhirnya, Riu yang saat itu merasa pusing dengan orang- orang sekitarnya yang lagi pada ribut dan hanya saling beradu argumen, ia lantas melihat ke sekitar tepian tebing.
"Riu, awas hati- hati!" kata Lulu sahabatnya yang ternyata juga ikut menemani Riu. Soalnya diantara tiga rombongan, cuma Riu dan Lulu kakak kelas yang nyempil ikutan. Yang lain murid baru semua.
Detik berikutnya Riu meluncur begitu saja seolah ia sedang menaiki papan surfing. Sesaat sampai ke bawah Riu memang hampir terjungkal, tapi dia baik- baik saja karena berhasil mengendalikan tubuh.
Riu berjalan mengampiri Sheira.
"RIU!! KOK LO UDAH NYAMPE BAWAH AJA!?" teriak Lulu ketika tidak menyadari sama sekali karena Riu geraknya cepat banget. Bahkan anak- anak yang lain sampai guru- guru juga melongo melihat Riu meluncur ke bawah dengan lancar dan selamat.
"Hei! Lo terluka, nih. Jangan mati dulu, ya. Baru juga masuk sekolah." kata Riu dengan membalikan tubuh Sheira. Ia memerika bagian apa yang terluka. Ternyata perut Sheira tertusuk batang pohon. Riu lalu melepas jaketnya, tapi sebelumnya ia mencabut dengan hati- hati batang itu sampai membuat rintihan tertahan dari mulut Sheira. Sheira masih sadar meski lemah. Riu lalu mengikatkan jaketnya demi menutupi pendarahan.
"Kak Riu?" itu adalah kata terakhir sebelum penglihatan Seira menggelap.
KAMU SEDANG MEMBACA
Orange's || Season 1 [Completed]
Novela JuvenilPerasaan itu nggak bisa diatur. Mau dipaksain gimana pun juga nggak bakalan bisa, yang ada malah diri sendiri yang menderita. Kalau tetap mau pun ya buat terbiasa aja dulu. Nggak perlu perjuangan yang lebay dan alay, yang penting buktiin kalau kam...