SIDE PART DIA ELGARA: SPESIAL AGUSTUS

10.8K 316 5
                                        

Halo! Ini bukan update-an ya.

Ini sedikit chapter spesial khusus Agustus buat kalian semua. Sedikit collab sama cerita Aldiva karya luvingznoo00

Selamat membaca!

***

Sama seperti peringatan hari kemerdekaan sebelumnya, satu hari setelahnya selalu diadakan bermacam-macam perlombaan. Hari ini di lapangan yang biasa dipakai bermain bola, perlombaan itu akan dilaksanakan.

"Ayo, El! Kita daftar lomba. Satuuuu aja! Ya?" pinta Geladys dengan memelas. Dia terus menarik-narik tangan Gara agar cowok itu menurutinya. Melihat orang-orang yang telah mendaftar lomba bersama pasangannya, Geladys juga mau.

Gara melepaskan tangannya dengan greget. "Gue nggak mau! Lo aja sana."

"Lombanya berpasangan, El. Ayo kita ikutan juga. Nanti hadiahnya dapet panci," bujuk Geladys semakin memelas.

"Panci buat apaan? Lo nggak bisa masak! Atau lo mau gue rebus?!"

Geladys menekuk wajahnya dengan kesal. Dia bersidekap dada sambil membelakangi Gara. "Kita kan harus bersipasi, El."

"Berpartisipasi, bego. Sipasi-sipasi, lo kata opet, hah?!" sentaknya gemas. Dia menarik kerah baju Geladys lalu menyeretnya untuk pulang.

"Aku nggak mau pulang! Aku mau ikutan lomba! El aku nggak mau pulang!" teriak Geladys sambil mencubit tangan Gara hingga tarikannya terlepas. Geladys mendengus kesal.

"Yaudah kalau kamu nggak mau ikut lomba. Aku mau sama Aksa aja!" ketusnya sambil nyelonong pergi.

Geladys memekik saat kuncir rambutnya ditarik Gara. "Eits! Sembarangan lo! Gak usah genit! Iya-iya gue ikutan lomba. Puas lo?!" Gara melotot.

"Yey!" Geladys memekik senang. "Kita ikutan lomba makeup in suami!"

"GAK MAU!"

"Ayo dong, demi anak kamu. Aku ngidam pengen make up in kamu."

"Lo nggak hamil, ege!" cetus Gara sambil menoyor kepala Geladys. "Pokoknya gue nggak mau lomba pake make up!"

Terlanjur, Geladys sudah mendaftar.

***

"GARA SEMANGAT! MAMA SAMA DIVA DUKUNG KAMU!" teriak Elena dari barisan penonton bersama Diva. Mereka terbahak melihat ekspresi sengsara Gara.

Gara memelas kearah Geladys. "Yang, pulang aja ya? Gue nggak mau pake make up. Dimana harga diri gue sebagai anak motor? Kalau musuh gue liat gimana? Pulang ya?" pinta Gara.

"No, No, No! Kita udah daftar, El. Siapa tau kita menang. Ayo!" Geladys menarik tangan Gara dengan cengiran lebar.

"Gue udah manggil lo sayang. Nurut dong sama gue. Ya?"

"Nggak mau, El. Maksa banget sih kamu. Udah kamu duduk diam aja. Aku make-up in kamu."

"Emang lo bisa make up?! Lo aja buluk!"

Gara duduk di kursi yang sudah disediakan dengan terpaksa, berhadapan dengan Geladys. Di barisan penonton, Jevan, Kevin dan Aksa menertawakan kesengsaraan Gara dengan puas. Senang sekali mereka melihat Gara menderita.

"Lo ikutan juga?"

Gara menoleh ke kiri dan mendapati Varo. Alvaro Mahesa Putra, Ketua OSIS SMA Mandala yang merupakan salah satu teman jauhnya. Gara pertama kali mengenalnya saat melakukan turnamen basket ke SMA tersebut.

DIA ELGARA (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang