DIA ELGARA | 82 (END)

20.1K 351 29
                                        

Hai semuanya! Kita sampai di bab terakhir atau ending Dia Elgara 🤧 Aku harap kalian semua bisa nerima akhir dari cerita ini nanti.

Sebenernya ada epilog setelah bab ini. Tapi ya, kalau dari keseluruhan bab, bab ini yang terakhir.

So, jangan lupa vote, dan selamat membaca!

***

82. AKHIR UNTUK CERITA KITA (END)

Langkah Gara terhenti didepan pintu ketika mendengar suara Varo di dalam. Tubuhnya mematung dalam sekejap ketika mendengar sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Kresek yang dibawa Gara terlepas dari genggamannya.

“Aruna udah aman, ‘kan? Pokoknya tempatnya harus aman kurang lebih sampai Gara pulang ke Jakarta. Gue nggak mau sampai Gara tau.”

Terdengar suara dari telepon.

“Bego! Minimal habis itu buang dia lah. Gue udah nggak butuh. Gue cuma pengen istri dia.”

Brak! Varo membalikan badannya terkejut ketika pintu tiba-tiba didobrak. Matanya melebar begitu melihat Gara berdiri dengan tatapan menghunus tajam. Sambungan telepon segera ia matikan.

“Gue nggak nyangka lo kayak gini.” Gara terkekeh miris. “Tujuan lo apa sih? Jadi selama ini, lo puas liat gue nyari Aruna sana sini kayak orang bego? Sedangkan ternyata lo yang bawa dia...”

“Puas lo, anjing?!” Gara menarik kerah baju Varo dengan emosi lalu memberi pukulan kuat pada wajah itu. “Bangsat!”

Gara mengepalkan tangannya dengan napas tidak beraturan melihat Varo yang tersungkur ke lantai. “Bagi lo, gue siapa sih? Gue adik lo, ‘kan? Kenapa lo tega sama gue?!” Gara kembali menarik kerah Varo dengan kasar. “Gue adik lo, bangsat! Adik lo!” teriaknya frustasi.

“Mau lo apa sih? Lo seneng liat gue depresi? Lo seneng liat Diva tumbuh tanpa ibunya? Otak lo dimana sih, anjing?!” Gara semakin dikuasai amarah.

Membayangkan dengan mudahnya Varo membawa dan menyembunyikan Aruna disaat Diva bahkan belum berusia satu minggu. Hal yang membuat Gara membenci Aruna selama dua tahun karena berpikir Aruna sengaja meninggalkannya. Tapi ternyata...

“Lo nggak punya pikiran—”

“GUE IRI SAMA LO!” teriak Varo seraya melepas cengkraman Gara dengan paksa. Lelaki itu menatap Gara sama frustasinya. “Dari dulu, gue iri sama lo. Gue suka sama Aruna. Tapi kenapa malah lo yang pacaran sama dia?”

Varo berdiri berhadapan dengan Gara. “Gue yang malam itu bikin Aruna mabuk. Gue sengaja karena pengen milikin Aruna. Tapi kenapa.. dia harus ketemu lo disana? Kenapa dia nikah sama lo? Harusnya sama gue!” bentak Varo didepan wajah Gara. “Gue iri!”

Gara bungkam. Enggan mengeluarkan sepatah kata pun mendengar ucapan yang keluar dari mulut Varo.

“Jadi gue bawa Aruna ke Surabaya dan bikin alur seolah dia ninggalin lo supaya bisa liat lo hancur. Gue puas liat lo kayak gitu. Tapi sialnya, kenapa lo harus ketemu sama Geladys?” Varo tertawa miris. “Kenapa dia bisa bikin lo bahagia? Gue mau, Geladys juga pergi dari lo kayak Aruna.”

DIA ELGARA (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang