"Beri sedikit keberanian untuk perlahan terbang bebas tanpa mendengar prasangka yg menghimpit dada. Melangkah tanpa resah mendengar bisik yg memilukan. Dan atau duduk tenang tanpa gundah akan desakan banyak hal" Sepenggal kisah tentang gadis yang hi...
Musim berganti, entah berapa malam mereka lewati tanpa bersua dan berapa rindu yang mereka tumpahkan untuk satu sama lain. Walau Rony sempat menyusul Nabila ke Turki dan Nabila juga sempat pulang ke Indonesia beberapa hari tapi rindu mereka terus saja tak kunjung usai. Seperti hari-hari sebelumnya Nabila dengan kesibukannya di Turki dan Rony dengan kesibukannya di Indonesia. Walau begitu mereka berjanji untuk semakin menjaga komunikasi mereka.
"Sayang, Minggu depan jadi balik gak?" sebuah pesan Rony kirim pada Nabila setelah pembahasan yang entah kemana alurnya sejak tadi melalui WAnya.
"Sayang kayaknya kepulangan ku ditunda 2 Minggu lagi, masih ada urusan" jawab Nabila. Nabila sengaja berbohong, beasiswa penelitiannya sudah selesai. Halis penelitian dan semua program sudah dijalani. Dengan bangga juga Nabila dan tim mendapat penghargaan bergengsi, nama Nabila sebagai dokter semakin cemerlang dan diakui bahkan oleh manca negara. Riset dan penelitiannya oleh beberapa rekan dokter dari Negara lainpun sudah diakui. Sebuah kebanggaan yang tak bisa diungkapkan oleh kata-kata. Rony pun juga ikut hadir saat Nabila mendapat penghargaan itu namun Rony harus kembali terlebih dahulu karena pekerjaan, sedang Nabila berjanji akan menyusul pulang.
"Loh.. kok gitu sih Nab. Kan semua sudah beres".
"We... Nab banget.. mana sayangnya" balas Nabila, dia tertawa dengan kejahilannya sendiri, sedang Rony sudah merasa gelisah dan kesal dengan jawaban Nabila.
"Angkat" balas Rony singkat yang langsung melakukan vidio call.
Mendapat vidio call dari suaminya Nabila yang awalnya kegirangan telah berhasil membuat Rony marah segera merubah mimik wajahnya agar terlihat meyakinkan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Nabila Taqiyyah kamu sudah janji minggu depan mau pulang loh" ucap Rony dengan nada kesal.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Yah gimana kak, ada sedikit kendala publikasi hasil reset. Jadi harus diselesaikan dulu" jawab Nabila menunjukkan wajah memelas.
"Kak, maafin aku. Aku mau kepulangan ku jadi surprise buat kakak. Gak papa ya aku bohong dikit, mudah-mudahan Allah maafin aku deh udah buat suami ku marah. Ini juga kan mu buat lebih spesial aja, maafkan aku ya Allah" gumam Nabila dalam hati.